Connect with us

Gojentakmapan

Polres-DPK Takalar Teken MoU Keselamatan Berlalulintas

-

TANDA TANGAN -- Kepala DPK Kabupaten Takalar, Irwan Sijaya menandatangani MoU Keselamatan Berlalulintas dengan Satlantas Polres Takalar.

TAKALAR, BKM — Mengantisipasi terjadinya kecelakaan berlalulintas di kalangan pelajar di daerah ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DPK) Kabupaten Takalar, Irwan Sijaya, menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (Mou) dengan pihak Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Takalar.
Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilakukan di gedung aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar. Penandatanganan MoU ini terkait program keselamatan berlalulintas yang digagas Direktorat Lalulintas. Diharapkan ini dapat diterapkan dalam kurikulum pendidikan di sekolah bagi pelajar SD, SMP, dan SMU se-Kabupaten Takalar.

Irwan Sijaya dalam kesempatan tersebut menyampaikan, terciptanya nota kesepahaman tersebut merupakan langkah awal untuk memperkenalkan peserta didik terhadap pentingnya keselamatan dalam berlalulintas. Sehingga menurutnya, ke depan ketika peserta didik ini sudah memenuhi syarat untuk menjadi bagian dari pengguna kendaraan atau jalan umum bisa lebih tertib.

”Kita berharap dengan adanya kurikulum ini menjadi langkah awal memperkenalkan peserta didik tentang dunia berlalulintas. Semoga ke depan saat mereka sudah bersyarat untuk menjadi bagian dari pengguna kendaraan dan jalan bisa lebih tertib,” ucap Irwan Sijaya.
Sementara Kasat Lantas Polres Takalar, AKP Yuntung Tangkelangi, juga ikut menyampaikan terkait tujuan program dari hasil MOU dengan pihak dinas pendidikan. Menurutnya, hal ini akan mendidik anak-anak untuk lebih dini paham tentang Undang-undang Lalulintas dan Etika Berkendara di jalan raya secara baik.
”Dengan adanya ini akan mengedukasi peserta Didik untuk memahami lebih dini terkait etika dan Aturan berlalu lintas sehingga nantinya bisa tertib berkendaraan di jalan raya,” ucap perwira tiga balok itu.
Yuntun pun berharap, dengan terealisasinya kurikulum ini ke depan dapat mengurangi angka kecelakaan. Dimana pada umumnya, kecelakaan dan pelanggaran lalulintas dari kalangan anak di bawah umur atau pelajar. (ira/c)

Komentar Anda
www.beritakotamakassar.com

Populer Minggu ini