Connect with us

Headline

PNS Lulusan STPDN Enam Bulan tak Berkantor

Temuan Wali Kota saat Sidak di Kantor Kesbangpol

-

IST SIDAK-Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto melakukan sidak di hari pertama masuk kantor usai libur hari raya Idulfitri, Senin (9/5). Dari sidak tersebut, ditemukan masih ada pegawai yang belum berkantor. Bahkan satu di antaranya diketahui sudah enam bulan tidak pernah masuk kantor.

MAKASSAR, BKM — Hari pertama berkantor pascalebaran Idul Fitri 1443 H, Senin (9/5), Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang berkantor di Balai Kota. Secara umum kehadiran pegawai lingkup Pemkot Makassar di hari pertama kerja sekitar 96 persen. Sidak dilakukan usai memimpin apel pagi yang dihadiri pegawai lingkup Pemkot Makassar. Beberapa OPD yang disambangi Danny di antaranya Bappeda, Bagian Umum, Kesbangpol, Dinas Pertanahan, dan beberapa OPD lainnya.
Saat melakukan sidak, ada sejumlah temuan yang diperoleh wali kota. Ketika di Dinas Pertanahan, wali kota sempat marah karena kondisi kantor yang kotor dan berantakan.
Temuan lain dan membuat Danny ‘murka’, ketika melakukan sidak di kantor Kesbangpol. Saat memeriksa absensi pegawai, dia menemukan satu pegawainya sudah enam bulan tidak berkantor.
Awalnya, Danny mengabsen pegawai satu per satu. Namun, saat mengabsen pegawai bernama Koslan, ternyata yang bersangkutan tidak berada di kantor. Setelah ditelusuri, ternyata Koslan tidak pernah masuk kantor selama enam bulan.
Danny pun memberi instruksi ke BKD dan Inspektorat untuk memproses memberi sanksi tegas kepada pegawai tersebut. “Ini tidak boleh ada pembiaran. Harus ditindak dan diberi sanksi tegas. BKD dan Inspektorat harus merespons cepat persoalan ini,” tegas Danny.
Dia pun mengingatkan kepada pegawai lainnya untuk jangan coba-coba melanggar aturan. Semua harus bekerja secara disiplin sesuai tugas masing-masing. Danny mengancam tidak segan-segan mencopot pegawai yang tidak disiplin dan tidak menaati aturan kerja.
Temuan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Kepala BKPSDM Andi Siswanta Atas langsung memanggil Koslan untuk dimintai keterangannya.
Pejabat yang akrab disapa Wanta itu, mengatakan yang bersangkutan mengaku sering masuk kantor namun tidak absen. Dia juga kerap cepat pulang.
“Jadi itu sudah menghadap ke saya tadi (kemarin) dan memberikan alasan-alasan. Tetapi itu kan tidak diterima begitu saja. Biar diproses dulu,” tandasnya.
Lebih jauh dikemukakan, pihaknya juga akan kembali memanggil Koslan secara tertulis untuk melakukan klarifikasi untuk dikirim ke Inspektorat. “Biarlah Inspektorat yang punya kewenangan menginterogasi apakah betul atau tidak. Klarifikasi dari Inspektorat baru dikirim ke BKPSDM,” tambahnya.

Laman: 1 2 3

Share

Komentar Anda


Populer Minggu ini