Connect with us

Headline

ASN Kesbangpol Terancam Pemecatan

Enam Bulan Absen Berkantor, tak Ada Laporan ke BKPSDM

-

MAKASSAR, BKM — Temuan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto soal ASN yang tidak masuk kerja selama enam bulan, langsung ditindaklanjuti. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkot Makassar bersurat ke Inspektorat agar ASN bersangkutan segera diperiksa.
Kepala BKPSDM Makassar Andi Siswanta Attas, menerangkan pihaknya sudah menyiapkan surat pemanggilan resmi kepada ASN terkait yang diketahui bernama Koslan. “Kita sudah siapkan surat pemanggilan resmi. Untuk pemeriksaannya, kita nanti serahkan ke Inspektorat karena itu tupoksinya,” ungkap lelaki yang akrab disapa Wanta itu kepada BKM, Rabu (11/5).

Dia membeberkan, usai wali kota temukan Koslan tidak berkantor selama enam bulan, yang bersangkutan langsung menghadap ke BKPSDM. “Mungkin ada yang sampaikan ke dia (Koslan). Setelah itu, langsung menghadap ke saya. Dia mau cerita, tapi saya tidak mau dengar. Saya bilang tunggu surat panggilan resmi baru menghadap,” kata Wanta.
Dia melanjutkan, apapun alasan yang dibeberkan oleh Koslan, dia tetap bersalah karena ada bukti jika dirinya memang sangat jarang berkantor. Wanta mengatakan, walaupun abensnya ada, jika dia tidak berada di kantor pada saat jam kerja bukan karena urusan pekerjaan, itu sudah pelanggaran. Di kantor pun, setelah absen, dia harus menginput kinerjanya.
“Dia sempat bilang ke saya, kalau dia hadir (absen) terus pulang. Itu sudah salah. Dia juga bilang datang cepat, pulang cepat. Juga salah. Karena pegawai sudah diatur jam kerjanya,” tegas Wanta
Wanta mengatakan, seharusnya jika minimal dua minggu seorang ASN tidak masuk kerja tanpa alasan, sudah harus dilaporkan ke BKPSDM untuk ditindaklanjuti apa masalahnya. “Ini, seandainya Pak Wali tidak sidak, tidak ditahu. Kalau kita di BKD tidak mungkin kita tahu semua persoalan ASN yang jumlahnya belasan ribu. Kecuali kalau ada laporan,” tambah Wanta.

Laman: 1 2 3 4

Share

Komentar Anda

Populer Minggu ini