Connect with us

Headline

Bupati Wajo Sayangkan Pernikahan Pelajar SMP

-

WAJO, BKM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo memberi atensi serius perihal pernikahan sepasang remaja di Desa Pallae, Kelurahan Wiring Palannae, Kecematan Tempe yang berlangsung pada Minggu (22/5). Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait telah turun tangan menikdaklanjuti.

Kedua mempelai yang baru duduk di bangku SMP itu diketahui MF (15) yang masih duduk di bangku kelas 2 SMP, dan NSS (16) kelas 3 SMP.
Keduanya masih satu kampung dan menikah karena dijodohkan. Video dan foto pernikahan mereka kini tengah viral di media sosial.
Bupati Wajo Amran Mahmud, mengaku sangat menyayangkan hal ini. Ia pun telah memerintahkan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Wajo Armayani, bersama OPD dan pihak terkait untuk menindaklanjuti.

“Sangat disayangkan masih saja terjadi pernikahan di bawah umur. Melalui WA (WhatsApp) Group, kita sudah minta Ibu Sekda untuk segera menindaklanjuti dan mengadakan pertemuan bersama OPD dan stakeholder terkait,” kata Amran Mahmud, Senin (23/5).

Amran Mahmud mengaku bahwa Pemkab Wajo saat ini sedang gencar-gencarnya melakukan sosialisasi dan upaya pencegahan usia dini. “Awal tahun 2022 ini kita sudah lakukan rapat koordinasi bersama OPD, stakeholder, dan lintas elemen lainnya untuk membahas bagaimana solusi dan pencegahan pernikahan anak usia dini. Kita ingin agar kasus ini di Wajo bisa berangsur-angsur turun, bukan malah meningkat,” imbuhnya.

Halaman
1 2

Share

Komentar Anda


Populer Minggu ini