Connect with us

Headline

Janji Dinikahi Hingga Tega Tujuh Kali

Dilakukan Berpindah-pindah Sejak 2012-2017

-

Sejak tahun 2017, kedua pelaku diketahui melakukan aborsi secara berpindah-pindah. Setiap pindah tempat, boks bayi itu juga selalu dibawa.

“Perbuatannya dilakukan di kos yang berbeda-beda. Jadi dia pindah-pindah. Bahkan 2017 terakhir, dibawa ke mana-mana kotak itu, sampai di kos terakhir Jalan Paccerakkang, Biringkanaya,” ujarnya.

Untuk menggugurkan janin dalam kandungannya, NM meminum jamu tradisional dan obat yang dimasukkan ke dalam alat kelamin. Obat itu untuk mengeluarkan janin yang diperkirakan berusia hampir lima bulan.

“Dari hasil pemeriksaan tim forensik dinyatakan ada tujuh bayi. Yang masih tersisa rangka tengkoraknya empat dan yang lain sisa tanah dan debu,” ungkap Reonald lagi.

Akibat perbuatannya, NM dan kekasihnya dikenakan pasal berlapis. Yakni Undang-Undang Perlindungan Anak dengan hukuman penjara 15 tahun, dan pasal 349 dengan ancaman hukuman pidana 10 tahun penjara.
Tujuh janin bayi sudah dikuburkan di Sudiang, setelah sebelumnya dilakukan pemeriksaan oleh tim Forensik Biddokes Polda Sulsel. (jul-ish-jun)

Halaman
1 2 3

Share

Komentar Anda

Populer Minggu ini