Connect with us

Gojentakmapan

Beberapa Warga Binaan LPKA Maros Kesulitan Diberi Pelatihan

-

MAROS, BKM — Puluhan warga binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Maros, diberikan pelatihan usaha cukur rambut (barbershop). Kepala LPKA Kelas II Maros, Tubagus Chaidir, mengatakan, pelatihan ini diberikan sebagai bekal berwirausaha agar mandiri secara ekonomi selepas menyelesaikan masa pembinaan.
Ia mengatakan, pelatihan ini sengaja disasar karena barbershop dinilai memiliki potensi sebagai usaha kekinian yang banyak dilirik generasi muda. Sehingga berpeluang dikembangkan untuk lapangan kerja baru.

”Ini juga sebagai bentuk hak-hak warga binaan untuk mendapatkan pelatihan dan keterampilan. Sehingga ketika mereka keluar nantinya, mereka memiliki skill atau ketrampilan untuk menata masa depan mereka,” kata Tubagus, Rabu (22/6).

Ia mengatakan, pelatihan barbershop ini merupakan kali pertama dilakukan di LPKA Kelas II Maros. ”Pelatihan barbershop ini pertama kali diberikan. Karena kami melihat anak-anak di sini punya potensi, dan usaha barbershop ini juga kita lihat cukup berkembang,” bebernya.
Selain pelatihan barbershop ada juga beberapa pelatihan yang akan diberikan seperti pelatihan otomotif hingga desain grafis. ”Ada juga pelatihan perkebunan. Sehingga ketika mereka keluar, mereka bisa bercocok tanam di daerahnya masing-masing,” tutupnya.
Salah satu mentor, Suhardi Usman, mengatakan, materi yang diberikan merupakan materi dasar mengenai barbershop. ”Sambil menjelaskan langkah-langkah dari mencukur, dan juga menjelaskan jenis-jenis potongan pada rambut,” ujarnya.

Ia mengaku cukup kesulitan dalam memberikan pelatihan lantaran ada beberapa warga binaan yang baru mengenal barbershop. ”Cukup kesulitan. Karena ada beberapa yang baru tahu barber. Jika yang punya basic cukup, itu sudah cukup mudah,” ujarnya
Ia mengatakan, pelatihan yang digelar dua hari ini juga dianggap kurang. Karena untuk mengetahui dasar mengenai barbershop, butuh waktu sekitar satu bulan. ”Untuk kurangnya bisa difollow up ketika mereka telah bebas,” tutupnya.

Halaman
1 2

www.beritakotamakassar.com

Share

Komentar Anda

Populer Minggu ini