Connect with us

Headline

APBD Sulsel 2021 Defisit Rp157,8 Miliar

-

MAKASSAR, BKM — Defisit keuangan dialami Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel. Laporan pertanggungjawaban pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), pada tahun anggaran 2021 terjadi defisit sebesar Rp157,8 miliar, dari total pengelolaan APBD pokok di tahun yang sama sebesar Rp10,7 triliun lebih.

“Dengan melihat perbandingan realisasi pendapatan daerah dan realisasi belanja daerah, maka terjadi defisit,” kata Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman saat rapat paripurna di kantor DPRD Sulsel, Kamis (23/6) sore.

Ia menjelaskan, defisit antara pendapatan daerah dan belanja daerah sebesar Rp157,8 miliar mengurangi nilai surplus pembiayaan atau pembiayaan netto sebesar Rp377,3 miliar lebih. Sehingga Sisa Lebih Anggaran atau Silpa tahun anggaran 2021 sebesar Rp219,4 miliar lebih.

Untuk itu, dalam rapat paripurna ini disampaikan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2021 melalui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda). Ringkasannya, dnggaran daerah sebesar Rp10,3 triliun lebih, dan sampai dengan 31 Desember 2021 terealisasi Rp10,009 triliun lebih atau mencapai 96,41 persen.

“Tidak tercapainya target pendapatan tahun anggaran 2021 ini disebabkan oleh target pendapatan pajak daerah dan retribusi daerah yang tidak tercapai, serta adanya dana transfer pusat yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang tidak terealisasi,” papar Sudirman.

Selanjutnya, anggaran belanja daerah dianggarkan sebesar Rp10,7 triliun lebih. Hingga 31 Desember terealisasi sebesar Rp10,1 triliun lebih atau mencapai 94,49 persen.

Halaman
1 2 3

Share

Komentar Anda


Populer Minggu ini