Connect with us

Gojentakmapan

Pedagang Pasar Tramo Maros Keluhkan Sepi Pembeli

-

MAROS, BKM — Pedagang yang berjualan di Pasar Tramo Maros mengeluh jualannya sepi. Hal ini akibat pasar subuh yang menjual sampai pukul 10 pagi dan banyak pemasok yang ikut menjual (mengecer) barangnya bahkan hingga siang hari.
Salah seorang pedagang ikan mecurahkan keluhannya terkait jualannya yang sepi akibat dari aktivitas Pasar Subuh yang menjual sampai pukul 10 pagi. ”Sejak adanya pasar subuh yang berjualan sampai pukul 10 pagi itu, kita disini mengalami sepi pembeli. Harusnya pasar subuh maksimal sampai pukul 7 pagi saja. Jangan lewat dari waktu itu kasian,” keluhnya.

Dikatakan, ketika pedagang pasar subuh berjualan sampai siang otomatis para pembeli lebih memilih berbelanja disitu karena aksesnya lebih dekat dibanding kami para pedagang yang berjualan di dalam pasar.
”Jadi mereka pembeli akan belanja disitu kalau masih buka sampai pukul 10 pagi. Karena kalau kami di dalam pasti mereka merasa jauh lagi kalau mereka masuk. Padahal waktu-waktu ramainya pembeli itu pukul 06.00 sampai 10.00 pagi,” ungkapnya.

Belum lagi ada ditemukan para pemasok komodoti yang dijual ke pedagang dipasar tramo ikut menjual jualnya secara eceran. ”ini jelas sangat merugikan para pedagang karena para pemasok ini pasti harganya lebih murah dari kami,” terang pedagang Pasar Tramo.
Satu lagi, kondisi pasar yang kotor akibat tidak lancarnya saluran got di dalam membuat kondisi pasar khususnya area daging dan ikan menjadi bau. Jadi pembeli cenderung lebih banyak membeli di luar.

Halaman
1 2

Share

Komentar Anda


Populer Minggu ini