Connect with us

Headline

Kemenkum HAM Bongkar Bangunan Bersejarah Tanpa Koordinasi

-

IST BERSEJARAH-Inilah puing-puing bongkaran bangunan bersejarah penjara lama Baharder Huis Van Berawing Maros yang dibongkar Kemenkum HAM tanpa koordinasi dengan pemerintah setempat.

MAROS, BKM — Polemik terkait pembongkaran penjara lama Baharder Huis Van Berawing Maros yang dilakukan Kemterian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) beberapa waktu lalu, menuai protes. Penyebabnya, bangunan peninggalan kolonial Belanda ini dianggap sebagai bagian sejarah peradaban di kabupaten Maros.

Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maros Andi Nurfaidah kepada wartawan menjelaskan, pembongkaran penjara lama ini tidak dikoordinasikan pihak Kemenkum HAM ke pemerintah daerah. Padahal seharusnya Kemenkum HAM terlebih dahulu berkoordinasi ke pemerintah setempat.
”Walaupun istilahnya pemda bukan pemilik lahan dan pemilik bangunan. Namun setidaknya sebagai tuan rumah di daerahnya, ada koordinasi. Apalagi bangunan tersebut merupakan bangunan yang diduga masuk dalam cagar budaya,” ujarnya, kemarin.

Nurfaidah menambahkan, jika sebelumnya ada koordinasi, maka instansi terkait bisa mengantisipasi sebelum terjadi pembongkaran bangunan.

“Sebelum ada pembongkaran ini, tidak ada koordinasi sebelumnya. Padahal jika ada, kami bisa memberikan masukan terkait bangunan ini. Supaya histori sejarah yang ada di bangunan tua itu bisa dipertahankan,” ujarnya.

Masih menurut Nurfaidah, bangunan penjara lama Maros ini statusnya telah diusulkan sebagai salah satu cagar budaya di Kabupaten Maros. Bahkan telah teregistrasi secara nasional sebagai salah satu cagar budaya sejak 2018 lalu.

“Sudah diusulkan, bahkan telah teregistrasi sebagai cagar budaya. Hanya saja, hingga saat ini belum ada SK bupati yang menetapkan bangunan itu sebagai cagar budaya,” bebernya.

Halaman
1 2 3

Share

Komentar Anda


Populer Minggu ini