Connect with us

Headline

Deklarasi SRA, tak Ada Lagi Perundungan di Madrasah dan Pesantren

-

MAROS, BKM — KementErian Agama (Kemenag) Kabupaten Maros menggelar deklarasi dan sosialisasi Satuan Pendidikan Ramah Anak (SRA) tingkat RA, MI, MTs, dan MA.

Kepala Seksi Kelembagaan dan Kerja Sama Direktorat KSKK Madrasah Ditjen Pendidikan Islam Kementrian Agama RI Dr Zulkifli mengatakan, SRA ini telah disosialisasikan di seluruh Indonesia. Namun hanya beberapa provinsi yang fokus pada deklarasi secara nasional.
Khusus untuk Sulsel, kata dia, hampir semua kabupaten telah deklarasi dan sosialisasi SRA.

“Kalau di Sulsel hampir semua kabupaten/kota sudah deklarasi (SRA). Mungkin hanya tersisa sekitar tiga atau empat kabupaten yang belum deklarasi dan sosialisasi SRA. Hari ini, kami fokuskan di Kemenag Maros,” ujarnya, Senin (18/7).
Dia menuturkan, komitmen deklarasi dan sosialisasi ini melibatkan ASN lingkup Kemenag Maros. SRA ini adalah sebuah keteladanan. Keteladanan tenaga pendidik terhadap siswa.

“Kegiatan deklarasi dan sosialisasi yang dilakukan secara formal ini baru dilakukan di Kemenag Maros. Karena melibatkan seluruh ASN. Bukan hanya dari kalangan madrasah yang dilibatkan dalam deklarasi dan sosialisasinya,” ujarnya.

Ke depannya, menurut Zulkifli, sesuai dengan isi SRA ini, maka tidak bisa lagi ada kekerasan dan diskriminasi dalam dunia pendidikan.

“Juga tidak boleh ada hukuman dan sanksi. Jika selama ini ada hukuman karena anak tidak disiplin, maka setelah deklarasi ini, tidak bisa lagi ada tindakan hukuman bagi anak,” ujarnya.

Laman: 1 2 3

Share

Komentar Anda


Populer Minggu ini