Connect with us

Sulselbar

Pemkab Gandeng Kemenperin Kerjasama Pengembangan Sutera

-

WAJO, BKM — Pemkab Wajo menjalin kerjasama Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melalui Balai Besar Tekstil untuk pengembangan sutera. Bentuk kerja samanya, yakni optimalisasi teknologi tenun tradisional.
Bupati Wajo, Amran Mahmud menjelaskan , menyampaikan hal itu saat membawakan sambutan pada rapat paripurna permintaan persetujuan permintaan persetujuan DPRD terhadap kerja sama sinergitas pemerintah pusat/Kementerian Perindustrian melalui Balai Besar Tekstil dengan Pemkab Wajo di Ruang Rapat Paripurna DPRD Wajo, Selasa (19/7) malam.

Dia menjelaskan latar belakang munculnya rencana kerja sama dengan Balai Besar Tekstil Kemenperin.
“Beberapa waktu yang lalu, kami mendapatkan tantangan. Ada permintaan dari Pengurus Pusat Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) bagaimana Kabupaten Wajo bisa membuat bendera pusaka (duplikat) dari kain sutera asli,” ungkap Amran.
Amran melanjutkan bahwa bendera dari sutera asli yang diminta haruslah tidak memiliki sambungan serta pewarnaan harus asli agar tidak luntur.

“Sehingga kami terus mencari informasi, mencari teknologi sehingga akhirnya kami menemui kepala Balai Besar Tekstil untuk berdiskusi. Ternyata di tempat tersebut pernah dilakukan,” jelasnya.
Dia berharap melalui kerja sama dengan Balai Besar Tekstil nantinya, para pelaku industri kecil menengah (IKM) akan bisa membuat bendera sebanyak yang dipesan BPIP ataupun produk sutera lainnya.
“Begitupun nantinya para pelaku IKM atau pengajin sutera kita akan dibina dan dibimbing untuk terus berinovasi mengikuti permintaan pasar serta mengoptimalkan teknologi tenun sutera,” jelasnya.
“Semoga kerja keras kita berbuah kebaikan dan mendapat pahala yang berlipat ganda dari Allah subhanahu wa taala,” harapnya.
Ketua Komisi II DPRD Wajo, Sudirman Meru menyatakan kerja sama ini dapat dilanjutkan dengan mempertimbangkan manfaat, dalam hal optimalisasi alat-alat produksi sutera pada UPTD Persuteraan Dinas Perindustrian, Koperasi, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Wajo.

Laman: 1 2

Share

Komentar Anda


Populer Minggu ini