Connect with us

Headline

NH Polisikan TP

-

Dijelaskan bila dampak dari tudingan TP korbannya dua orang seperti yang disebut-sebut dalam pemberitaan, yakni Kadir Halid dan NH. “Makanya, hari ini (kemarin) Pak Kadir Halid melapor ke Polda Sulsel atas namanya sendiri dan atas nama Pak Nurdin Halid. Jadi sekaligus dua orang melaporkan,” ucapnya.
Menurutnya, TP disangkakan dengan Pasal 27 ayat 3 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 mengenai informasi dan transaksi elektronik. Hal ini mengingat ia menyampaikan pernyataan pencemaran nama baik tersebut melalui pemberitaan media daring atau secara elektronik. Makanya, pasal ini dianggap paling relevan.
Ancaman pidananya enam tahun dan denda kurang lebih Rp1 miliar. Jika dianggap terbukti, maka bisa dilakukan penahanan.
“Saat ini, kita percayakan laporan kasus ini kepada Polda Sulsel dan kita siap mengikuti schedule yang mereka tetapkan,” terang Syahrir Cakkari.
Sehari sebelumnya, TP mengaku tidak khawatir manakala NH melakukan somasi hingga melaporkan dirinya ke polisi lewat tim hukumnya Syahrir Cakkari. Menurut TP, dirinya sudah siap dengan pembelaan jika ada somasi.

“Saya sudah siap dengan pembelaan, dan tak tertutup kemungkinan saya punya kartu truf. Tentu saya akan buktikan sejumlah fakta” ujar TP saat ngopi di Warkop Sija Jalan Sawerigading Kota Makassar, Minggu (24/7).
TP mengatakan, pernyataannya menyebut NH otaki rapat pleno, ia sampaikan menjawab pertanyaan wartawan. “Saya jujur katakan kejadian ini memang sumbernya dari Pak Nurdin Halid. Bahkan ada kata otaki. Saya bilang ini off the record, tapi sudah terlanjut keluar ke publik, apa boleh buat,” kata TP.
TP mengaku bukan orang munafik, apalagi menjadi seorang pengecut. “Itu realitas hidup saya, saya akan hadapi apapun,” janjinya. (rif)

Laman: 1 2 3

Share

Komentar Anda


Populer Minggu ini