Connect with us

Headline

Anggaran Longwis Dipertanyakan

-

MAKASSAR, BKM — Pemerintah Kota Makassar menggenjot lorong wisata yang menjadi salah satu program strategis Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto dan Wakil Wali Kota Fatmawati Rusdi. Rencananya, 17 Agustus 2022 mendatang, sebanyak 40-an lorong wisata bakal diluncurkan.
Dari konsep yang ada, penataan longwis dikemas berdasarkan keunggulan atau daya tarik di wilayah masing-masing. Misalnya, suatu lorong terkenal kulinernya, maka Pemkot Makassar akan fokus untuk menonjolkan keunggulan tersebut dengan pendampingan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Kegiatan yang telah dilakukan sejumlah longwis bervariasi. Ada yang sudah menunjukkan progres sebagai persiapan untuk dilaunching. Namun tidak sedikit yang masih belum menunjukkan perkembangan yang signifikan.

Informasi yang diperoleh BKM, sebagian longwis masih sebatas perencanaan. Padahal, sudah ada staf dari berbagai OPD yang yang turun untuk melakukan survei. Juga menyampaikan kepada warga bahwa lorong mereka akan dibenahi dan ditata untuk dijadikan sebagai lorong wisata.
“Adami yang bilang nanti kita bantu cat. Ada yang janji tanaman. Jalannya mau ditata. Tapi sampai sekarang tidak ada realisasi. Jalan terakhir, ujung-ujungnya swadaya untuk pembenahan. Lalu bagaimana dengan anggaran, yang katanya ada dialokasikan khusus untuk program ini,” ungkap seorang warga yang tokoh masyarakat, yang lorongnya jadi lokasi longwis.

Kenyataan ini diduga disebabkan oleh kecenderungan OPD yang sudah diberi tanggung jawab sesuai tugas masing-masing lamban merespon. Salah satu yang paling banyak dipertanyakan persoalan penataan jalan di lorong wisata. Termasuk janji untuk memberikan bantuan tanaman, baik jenis bunga maupun tumbuhan lainnya.

Halaman
1 2 3 4

Share

Komentar Anda


Populer Minggu ini