Connect with us

Headline

Urai Macet di Jembatan Barombong dan Ide Menarik Zebra Cross

AKBP Zulanda, Kasat Lantas Polrestabes Makassar

-

Bila jembatan kembar tidak segera dihadirkan, dikhawatirkan nantinya akan berlangsung sebuah kepadatan yang betul-betul nyata. Jika saat ini berlangsungnya hanya pagi dan sore hari, nantinya bisa saja dari pagi sampai sore hingga malam hari. Karena tidak dipungkiri, Makassar ini merupakan kota besar dan metropolitan.
Bila rekayasa lalu lintas tidak juga berhasil mengatasi kemacetan di jembatan Barombong, apa langkah selanjutnya yang akan diambil? Menurut Zulanda, pemberlakuan ganji genap menjadi solusi terakhir. Hal itu pernah diterapkan terhadap pemudik yang akan masuk Makassar pada lebaran lalu.
”Ganji genap akan diterapkan sebagai resep terakhir, apabilan nantinya rekayasa lalu lintas yang kita lakukan efektivitasnya tidak begitu mendukung,” imbuhnya.

Polanya, lanjut AKBP Zulanda, jika hari itu berlaku untuk kendaraan dengan nomor polisi genap, maka dia mendapatkan jatah untuk lewat pada pukul 07.00 hingga 08.00 Wita. Sementara yang nomor ganjil lewat pada pukul 06.00 hingga 07.00 Wita.
”Bisa saja nanti akan dievaluasi untuk dibuat per minggu. Seminggu untuk nomor genap lalu seminggu nomor ganjil. Minggu berikutnya diputar lagi. Kita akan memperhitungkan efektivitasnya. Tahapan yang akan dilakukan sesuai dengan terapinya. Mulai dari ringan. Jika tidak berhasil kita ke terapi yang sedang. Bila ganji genap diterapkan di sana, ini menjadi yang pertama kali di Indonesia, ganji genap diterapkan untuk lewat di jembatan,” terangnya.
Di bagian lain penjelasannya, Zulanda juga mengungkap tentang fenomena Fashion Week di zebra cross jalanan di kawasan Centrepoint of Indonesia (CoI). Kreasi tersebut, diakui Zulanda, menimbulkan ide dan pemikiran bagi dirinya untuk melakukan sesuatu.

Laman: 1 2 3 4

Share

Komentar Anda

Populer Minggu ini