Connect with us

Kriminal

Bocah Korban Kekerasan Seksual Lebih Banyak Diam

-

MAKASSAR, BKM — UPT Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-Dalduk KB) Provinsi Sulsel terus melakukan pendampingan dan memantau secara intensif kepada korban berinisial SM berusia 7 tahun, korban kekerasan seksual yang terjadi di Kabupaten Jeneponto.

Kondisi SM tengah menjalani perawatan dan diobservasi di Ruang Perawatan Anak Rumah Sakit Unhas didampingi ibu korban dan Kepala Seksi Tindak Lanjut UPT Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sulsel.
Kondisi terkini korban saat ini masih dipantau, diobservasi, juga sudah dilakukan pemeriksaan laboratorium untuk diagnosa supaya segera bisa ditindaki hari ini. Hal ini diungkapkan Kepala UPT PPA Dinas Sulsel, Meisy Papayungan.

Meisy mengatakan, korban dirujuk dari Kabupaten Jeneponto pada Senin subuh (1/8) sekitar pukul 04.00 Wita. Kemudian korban segera didampingi melalui Kepala Seksi Tindak Lanjut UPT PPA Sulsel hingga saat ini tengah menjalani perawatan medis di RS Unhas.
”Pasien dirujuk jam 4 subuh. Kami terima informasi jam 6 pagi. Segera sudah ada tim di sana. Ada kepala Seksi Tindak Lanjut UPT PPA Sulsel. Kemudian tadi juga saya sudah berkoordinasi langsung dengan pihak rumah sakit untuk bagaimana penganan selanjutnya,” tutur Meisy seperti dikutip dari ujungjari.com.

Ia melanjutkan, selain berfokus pada tindakan medis yang akan diberikan kepada korban, pihak UPT PPA juga mendampingi Ibu korban baik dalam berkonsultasi dengan pihak rumah sakit maupun menyediakan kebutuhan spesifik bagi korban dan keluarganya.
”Sekarang ini kami fokus pendampingan untuk tindakan medis korban. Kami juga mendampingi keluarga, yakni orangtua korban. Karena mereka tidak tahu tindakan-tindakan apa yang harus diambil jika konsul dengan dokter. Beliau juga masih trauma dan sedih kaget anaknya menjadi korban,” tutur Meisy.

Laman: 1 2

Share

Komentar Anda


Populer Minggu ini