Connect with us

Metro

Dukung Longwis, Pemkot Alokasikan Rp10 Juta

Untuk Setiap Kelurahan di APBD-P

-

int LORONG--Sejumlah camat dan lurah mulai memaksimalkan penataan lorong sebelum launching lorong wisata 17 Agustus mendatang. Bahkan rencana Pemkot Makassar akan menyalurkan bantuan ke dalam lorong melalui APBD Perubahan. Tampak Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi saat mencoba ayunan di dalam lorong di Kecamatan Makassar.

MAKASSAR, BKM — Pemerintah Kota Makassar bakal mengalokasikan anggaran khusus senilai Rp10 juta untuk setiap kelurahan guna mendukung program lorong wisata (Longwis).

Anggaran tersebut bakal dialokasikan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun anggaran 2022.
Jika dikalkulasi, dengan jumlah kelurahan sebanyak 153, berarti Pemkot Makassar harus menyiapkan anggaran sebesar Rp1,53 miliar.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Makassar, Helmy Budiman, menerangkan, anggaran tersebut khusus dialokasi setiap kelurahan. Termasuk yang berada di Kecamatan Sangkarrang.

“Anggaran tersebut khusus untuk kelurahan-kelurahan demi mendukung lorong wisata. Itu diluar anggaran yang disiapkan atau diback up OPD yang,” ungkap Helmy saat dihubungi BKM, Kamis (4/8).
Anggaran tersebut, kata Helmy bisa diperuntukkan bagi sejumlah kegiatan. Diantaranya belanja-belanja material hingga pembelian cat untuk mempercantik lorong wisata.

Helmy mengemukakan, usulan penganggaran tersebut baru akan dilakukan ke DPRD Makassar melalui Rancangan APBD-P.
“Saat ini baru sementara kita bahas. Jadi masih di kita. Baru mau kita kirim (ke DPRD). Mudah mudahan ini rampung kita kirim,” kata Helmy.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) M Rheza anggaran lorong wisata memang tidak hanya difokuskan pada OPD yang memiliki kegiatan di longwis. Namun juga diharapkan melalui swadaya masyarakat.

Hal itu sangat diperlukan juga karena akan menunjukkan kemandirian. Tidak harus selalu menunggu dari pemerintah, namun sifatnya sukarela.
“Salah satu tujuan longwis kan pemberdayaan masyarakat. Makanya dibentuk dewan lorong atau Delor. Kalau pemeritnah ji yang kerja maka tidak akan menumbuhkan rasa memiliki apa yang dihasilkan nanti. Sehingga buntut-buntutnya tidak akan ada pemeliharaan atau akan ada kesan ditinggalkanmi,” tuturnya.
Diapun mengapresiasi jika ada tambahan anggaran yang disiapkan melalui APBD-P untuk longwis yang akan disalurkan melalui kelurahan-kelurahan. (rhm)

Laman: 1 2

Share

Komentar Anda


Populer Minggu ini