Connect with us

Metro

Pangdam dan Ketua Persit Jadi Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting di Sulsel

-

MAKASSAR, BKM — Ada amanah baru yang dipercayakan kepada Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Totok Imam Santoso dan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XIV/Hasanuddin Ny Desi Subianti. Keduanya dikukuhkan sebagai Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting, di Balai Prajurit Sultan Hasanuddin, Selasa (13/9).

Prosesi pengukuhan dilakukan Deputi Bidang Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan (Lalitbang) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Pusat Prof drh M Rizal M Damanik, MRep.Sc,PhD. Ditandai dengan pemasangan selempang Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting.

Kepala Perwakilan BKKBN Sulsel Dra Hj Andi Ritamariani,MPd dalam sambutannya mengatakan, stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar. Stunting merupakan hasil dari tidak terpenuhinya status nutrisi anak sejak dalam kandungan dan di awal kehidupannya.

“Anak dengan stunting tidak mengalami pertumbuhan dan perkembangan maksimal sebagaimana anak di usia mereka. Prestasi sekolah rendah dan mereka berisiko mengalami penyakit metabolisme sehingga membatasi kontribusi optimal untuk berkarya,” kata Andi Rita.

Untuk mengkoordinasikan peningkatan kerja sama dan kemitraan dengan pemangku kepentingan, menruut Andi Rita, BKKBN selaku Ketua Pelaksana Percepatan Penurunan Stunting meluncurkan program Bapak Asuh Anak Stunting (BASS). Ini merupakan gerakan gotong royong seluruh elemen bangsa dalam mempercepat penurunan stunting yang menyasar langsung keluarga.

Laman: 1 2 3 4


Populer Minggu ini