Connect with us

Headline

Ribuan Obat Daftar G Disita di Perumahan Dosen

-

IST DISITA-Barang bukti 8.000 butir obat daftar G yang dikemas dalam botol plastik diamankan aparat Ditresnarkoba Polda Sulsel.

MAKASSAR, BKM — Tim Unit 4 Subdit 1 Direktorat Reserse Narkotika dan Obat-obatan Berbahaya(Ditresnarkoba) Polda Sulsel berhasil mengungkap penyimpanan ribuan obat daftar G. Barang terlarang tersebut diamankan dalam sebuah penggerebekan di Perumahan Dosen IKIP Blok D Kelurahan Parangtambung, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.

Pengungkapan kasus ini dilakukan setelah polisi menerima informasi adanya peredaran obat terlarang dari Kasubdit 1 AKBP Darianto. Tim unit 4 langsung melakukan pemantauan sekitar pukul 13.00 Wita di sekitaran lokasi.
Hingga pukul 18.00 Wita, tim yang melakukan pemantauan terhadap terduga pelaku BN terlihat sedang berada di teras rumahnya. Tak butuh waktu lama, petugas berhasil meringkusnya tanpa perlawanan.

Selanjutnya, polisi melakukan penggeledahan di dalam rumah BN. Hasilnya, ditemukan barang bukti satu dus kartun berisi delapan botol plastik putih yang berisi obat daftar G. Barang tersebut didapati di gudang yang ada dalam rumah.
Saat diinterogasi, BN menyebut bahwa barang haram tersebut ia peroleh dari ED dengan cara dibeli. Ia mengaku membeli obat-obatan tersebut sebanyak 10 botol plastik putih seharga Rp7 juta pada bulan Desember 2021. Rencananya ia akan menjualnya kembali.

“Sudah ada dua botol plastik obat yang terjual,” ujar Direktur Ditresnarkoba Polda Sulsel, Kombes Dodi Rahmawan, Kamis (22/9).
Namun, saat dilakukan pengembangan di rumah ED Jalan Monginsidi, polisi tak menemukannya. Ia telah lebih dulu melarikan diri. ED kini berstatus DPO.
Adapun barang bukti yang berhasil diamankan, yakni delapan botol putih yang berisi obat daftar G. Dalam setiap botol terdapat 1.000 butir. Sehingga total barang bukti obat daftar G yang disita sebanyak 8.000 butir. Ikut diamankan tiga unit gawai.
Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, BN dijerat pasal 196 Juncto Pasal 98 Ayat (2) Subsider Pasal 197, Juncto Pasal 106 UU RI Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. (mat)

Laman: 1 2

Share

Komentar Anda


Populer Minggu ini