Connect with us

Headline

Mauliana Nabila, Putri Remaja Indonesia Sulsel 2022

Etika, Itu yang Utama Bagi Model dan Remaja

-

BKM/NUR HAMZAH KE TINGKAT NASIONAL-Lima orang yang terpilih pada pemilihan Puteri Anak dan Puteri Remaja Indonesia 2022 tingkat Sulawesi Selatan. Mereka selanjutnya akan mengikuti ajang yang sama di tingkat nasional pada 31 Oktober hingga 4 November di Jakarta. Sebelum berangkat ke Jakarta, kelimanya melakukan kunjungan media ke redaksi Harian Berita Kota Makassar Lantai III Gedung Graha Pena, Kamis (20/10). Dari kiri ke kanan; Siti Afifah Salsa Tsabita (Puteri Remaja Indonesia Sulawesi Selatan 3 ), Ihzatun Nafsyiah (Puteri Batik Cilik Indonesia Sulawesi Selatan ), Andi Ratu Madinah Al Munawarah (Puteri Anak Indonesia Sulawesi Selatan 1 ), Fadiyah Fakhirah Talita (Puteri Anak Indonesia Sulawesi Selatan 2 ), Dwi Zahra Febriani Putri (Puteri Batik Cilik Indonesia Sulawesi Selatan ).

DI zaman seperti saat ini, salah satu persoalan sosial yang tengah dihadapi adalah etika. Tak jarang didapati anak yang tidak lagi hormat kepada orang tua, atau remaja yang tak menghargai orang yang lebih tua. Tidak salah bila permasalahan ini mendapat perhatian, tak terkecuali dari mereka yang bergelut di dunia entertaint.

MAULIANA Nabila, itu nama lengkapnya. Karib disapa Maulia. Ia lahir di Bone, 7 April 2006. Saat ini duduk di bangku kelas II SMA. Hobinya menari, mendengarkan musik, dan suka modeling.
Sejumlah prestasi di bidang modeling telah ia raih. Sebut saja Ana’ Dara Malebbi Sulsel 2018. Runner Up 2 Putri Pariwisata Sulsel 2021. Runner Up Dara Daeng Sulsel 2022. Terakhir, terpilih sebagai Putri Remaja Indonesia Sulsel 2022.

Atas pencapaiannya, Maulia menjadi tamu siniar untuk kanal Youtube Berita Kota Makassar. Ia mengaku tak pernah menyangka bisa terpilih sebagai Putri Remaja Indonesia Sulsel 2022. Sebab banyak peserta lain yang memiliki potensi luar biasa. Mereka berasal dari daerah berbeda, seperti Gowa, Pangkep, Pinrang, Soppeng dan kabupaten lainnya.
Ia mengaku sudah bergelut dengan dunia modeling ketika masih duduk di bangku Taman Kanak-Kanak. Ketika itu ia ditawari oleh gurunya untuk ikut lomba busana sutra. Dari situ kemudian ia terus ikut berbagai lomba dan berlanjut hingga saat ini.
Putri Remaja yang menobatkannya sebagai pemenang, menurut Maulia, merupakan ajang untuk mencari pionir, role model, serta panutan bagi remaja yang ada di Indonesia, khususnya Sulsel. ”Itu yang kini menjadi tugas Putri Remaja,” ujarnya.
Untuk mengikuti pemilihan, Maulia menjalani karantina selama tiga hari. Ada banyak bekal yang diperolehnya dari tahapan ini. Di antaranya mengikuti kelas public speaking, desain, serta mengikuti visit di Benteng Rotterdam.

Laman: 1 2 3

Share

Komentar Anda

Populer Minggu ini