Connect with us

Headline

Kasatpol PP Sulsel Mengaku Kecolongan

Diciduk saat Bertugas di Pintu Masuk Kantor Gubernur

-

MAKASSAR, BKM — Polisi menangkap dua personel Satuan Polisi Pamong Praja anggota Satpol PP yang bertugas di Pemprov Sulsel, Kamis (27/10). Mereka diduga terlibat kasus penyalahgunaan narkoba.
Keduanya diciduk di Kantor Gubernur Sulsel saat melaksanakan tugas. Proses penangkapan yang dilakukan sempat membuat kaget pegawai lainnya yang sementara bekerja.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP Sulsel Andi Rijaya, membenarkan penangkapan dua personelnya itu. Ia juga tak menampik pegawai non ASN itu diringkus ketika sedang bertugas.
”Iya, betul. Saya barusan dapat informasi. Ada dua orang anggota (Polisi PP) ditangkap dan dibawa ke Polda,” ujar Rijaya yang sedang berada di Bone, kemarin.
Rijaya yang tengah sakit, menyebut kedua anggota Satpol PP itu berinisial AG dan AN. Mereka sudah bertugas sekitar dua tahun di Pemprov Sulsel.

Dia pun memastikan keduanya akan dipecat.
Rijaya mengaku pihaknya kecolongan atas perbuatan kedua personelnya tersebut. Sebab sejak awal pihaknya berkomitmen untuk memerangi narkoba. Bahkan setelah dinyatakan lolos tes Satpol PP, anggota menandatangani pakta integritas anti narkoba.

“Kami kecolongan. Karena kan kita pertama OPD yang tuangkan anti narkoba dalam pakta integritas. Itu kita tertuang dalam kode etik, bahwa barang siapa yang terlibat dalam tindak pidana narkoba, itu harus dikeluarkan. Ini sudah mencoreng institusi,” tegasnya.

Dari informasi yang dihimpun, saat diringkus, keduanya sedang bertugas di pintu masuk kantor Gubernur Sulsel. Mereka didatangi anggota Ditresnarkoba Polda Sulsel dan digelandang ke kantor polisi.

Laman: 1 2

Share

Komentar Anda


Populer Minggu ini