Connect with us

Headline

Ada Penanaman 7.000 Pohon di Hari Jadi Gowa ke-702

-

Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Gowa, Andi Tenriwati Tahri

MASYARAKAT dan Pemerintah Kabupaten Gowa akan merayakan hari jadi daerahnya yang ke-702 pada 17 November 2022. Ada berbagai rangkaian kegiatan yang dilaksanakan guna menyemarakkan pertambahan usia ini. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Andi Tenriwati Tahri menjelaskannya.

SEBAGAI kepala dinas yang membidangi kebudayaan, Andi Tenriwati cukup tahu dan paham tentang Gowa. Dikatakan, Kerajaan Gowa di masa lampau sangat termasyhur sampai ke luar negeri. Wilayah kekuasaannya melampaui wilayah Sulawesi. Bahkan sampai ke Madagaskar.
Jejak Kerajaan Gowa masih terlihat dari situs-situs sejarah yang berdiri hingga saat ini. Seperti Benteng Somba Opu, Balla Lompoa, serta beberapa makam raja Gowa yang pernah berkuasa di masanya. Masjid yang berdiri di kawasan Gowa juga memberikan informasi dan meninggalkan jejak-jejak sejarah untuk bisa dilihat dan dinikmati masyarakat.
Untuk peringatan hari jadi Gowa tahun ini, menurut Tenri –sapaan akrabnya– sedikit berbeda dengan perayaan dua tahun sebelumnya, yang bertepatan dengan pandemi covid-19. Ketikia itu agenda tidak digaungkan semeriah kali ini. Hal itu disebabkan oleh aturan pembatasan untuk mengumpulkan banyak orang.

”2020 dan 2021 tidak ada aktivitas berarti. Semua dilaksanakan dalam rapat paripurna istimewa. Itu pun dilangsungkan secara virtual. Kades dan camat dihadirkan secara virtual,” jelasnya kepada tim Youtube Berita Kota Makassar.
Tahun ini, lanjutnya, telah diperkenakan untuk beraktivitas secara normal seperti biasa. Karena itu, perayaan HUT dilaksanakan dua tahap. Pada 17 November digelar di kawasan Istana Balla Lompoa. Sebelumnya, ada rapat paripurna istimewa untuk mendengarkan orasi bupati dalam rangka hari jadi Gowa. 16-17 November merupakan rangkaian puncak acara.
Menurut Tenri, ada sejumlah agenda kegiatan yang akan dilaksanakan. Namun yang cukup menarik adalah program yang diperintahkan oleh bupati. Yaitu, penanaman pohon di kawasan yang sudah sangat gundul di daerah Taman Hutan Rakyat (Tahura) Kecamatan Tinggimoncong dan Tombolo Pao pada 5 November.
”Secara serentak seluruh ASN yang ada di Pemkab Gowa akan berada di dua kecamatan itu untuk menanak sebanyak 7.000 pohon. Kegiatan ini juga melibatkan organisasi lingkungan di Gowa,” terangnya.

Laman: 1 2 3

Share

Komentar Anda

Populer Minggu ini