Connect with us

Sulselbar

Menikmati Kuliner di Pondok Singgah Sawah Timusu, Kabupaten Soppeng

Dicetuskan Kades untuk Bangkitkan Ekonomi di Tengah Pandemi

-

KEPALA Desa Timusu Firdaus

SOPPENG,BKM.COM–SATU lagi bukti bahwa pandemi covid-19 melahirkan inovasi di tengah masyarakat. Pondok Singgah Sawah yang berlokasi di Desa Timusu, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng dicetuskan guna membangkitkan ekonomi masyarakat setempat di tengah keterpurukan setahun pandemi melanda.

KEPALA Desa Timusu Firdaus merupakan owner tempat ini. Sebagai kepala desa, dirinya punya tanggung jawab untuk memberikan motivasi kepada masyarakat untuk bisa bangkur di tengah kondisi yang serba sulit. Karena itulah Pondok Singgah Sawah dibangun.
Menggunakan konsep sederhana berupa rumah makan yang berada di tengah sawah. Di sekelilingnya terhampar sawah nan luas. Berada tepat di jalan poros Soppeng-Makassar. Jaraknya kurang lebih 7 km dari kota Watansoppeng.
”Sawah yang luas merupakan potensi besar yang dimiliki Desa Timusu. Karena itu, tahun kemarin kami mendapat penghargaan sebagai Desa Pangan Aman tingkat nasional dari BPOM RI,” terang Firdaus.
Dikenal sebagai desa lumbung pangan, di Timusu ada beberapa rumah makan. Tidak heran jika desa ini merupakan ikon desa wisata kuliner di Kabupaten Soppeng.
Firdaus lalu menguraikan kelebihan menu yang ditawarkan di Pondok Singgah Sawah. Bebek palekko menjadi salah satu andalan dan diminati pengunjung. Ada pula ayam palekko, nasu cempa, goreng, serta ikan air tawar. Disediakan pula aneka minuman. ”Menu yang kita siapakna sesuai dengan selera dan isi kantong,” ujar Firdaus yang didampingi sejumlah karyawannya.
Saat ini Pondok Singgah Sawah Timusu telah memiliki 14 orang karyawan. Mereka bekerja sesuai shift. Ada yang pagi, sore dan malam. Firdaus memberdayakan masyarakat lokal.
Sebagai kepala desa, ia terus berusaha memberi motivasi kepada masyarakat untuk memanfaatkan seluruh potensi yang ada. Apalagi faktor geografis wilayahnya cukup mendukung. Ada gunung, sawah, serta air yang terus mengalir sepanjang waktu.
”Orang yang berkunjung ke sini bukan sekadar untuk makan. Tapi juga mencari suasana santai bersama dengan keluarga. Mereka yang jenuh di kota, kita dorong untuk berkunjung ke desa,” terangnya.
Desa Timusu juga menjadi salah satu wilayah di Kabupaten Soppeng yang mendukung program pemerintah melalui program penamanan 1 juta pohon cabai. Diharapkan dengan program ini masyarakat Timusu tidak lagi mendatangkan cabai dari luar, tapi bisa dipenuhi dari penanaman yang dilakukan. (*/rus)

Laman: 1 2

Share

Komentar Anda

Populer Minggu ini