Connect with us

Sulselbar

IAS dan Cakka Ngoping Bareng di Warkop Topoka Belopa

-

IST SALAM KOMANDO--Bakal calon Gubernur Sulsel Ilham Arief Sirajuddin salam komando dengan mantan Bupati Luwu Andi Mudzakkar di Warkop Topoka, Jalan Pahlawan, Belopa, Sabtu (19/11).

LUWU, BKM–Bakal calon Gubernur Sulsel Ilham Arief Sirajuddin (IAS) ngopi bareng dengan sejumlah tokoh masyarakat Luwu di Warkop Topoka, Jalan Pahlawan, Belopa, Sabtu (19/11).
Ngopi bareng itu diinisiasi tokoh masyarakat Luwu, Buya Burhanuddin. Puluhan kepala desa ikut hadir dari kecamatan Ponrang, Buppon, Belopa Utara, dan Larompong.

Di luar dari perencanaan, mantan Bupati Luwu dua periode, Andi Muzakkar juga sedang ngopi bareng sejumlah koleganya. Tak pelak, pertemuan dua tokoh itupun dibaur menjadi satu.
Tokoh Pemuda Luwu, Ashar M Toputiri membuka dialog itu dengan memberi nama baru bagi IAS. “Mulai hari ini, kak Aco menjadi warga kehormatan Warkop Topoka, dan kita sepakati memberinya nama Aco Topoka. Topoka itu bermakna orang baik, mulia, dan macca,” kata adik kandung politisi senior Golkar Armin M Toputiri itu.
Warkop Topoka salah satu warkop teramai di Belopa. Pelanggan tetapnya dari berbagai latar belakang profesi.
Ashar lalu berkisah tentang sosok IAS yang dikenal bisa membesarkan orang di dunia politik, dan sangat peduli pada Wija To Luwu saat memimpin Makassar 10 tahun. 
“Semua tahu, bagaimana IAS sanggup membesarkan orang. Tumbuh bersama. Di jalur politik di antaranya adalah almarhum Hamka Hidayat, Andi Fadriaty, dan dua kakak saya juga besar karena sentuhannya,” kenang Ashar.

Di jalur birokrasi, IAS memberi ruang bagi Wija To Luwu seperti mantan Asisten Ruslan Abu dan Andi Oddang.
Andi Muzakkar ikut memberi pesan terkait perjuangan IAS menuju Pilgub 2024 mendatang. Baginya, perjuangan IAS saat ini ibarat dia sedang menjadi peracik kopi.
“Kopi Itu punya dua sifat dasar, hitam dan pahit. Tapi soal rasanya kembali ke peracik. IAS saat ini ibarat seorang peracik. Harus sanggup menghasilkan racikan yang cocok dengan lidah orang Luwu,” terang sosok yang akrab disapa Cakka ini.
“Diharapkan, IAS juga bisa menciptakan racikan yang rasanya cocok dengan lidah Turatea, Bosowasi, Ajatappareng, dan Toraja. Saya yakin, ketika IAS sanggup menciptakan racikan yang cocok dengan lidah lima wilayah itu, IAS akan menjadi gubernur selanjutnya,” tegas mantan cawagub berpasangan Ichsan Yasin Limpo itu.
IAS yang juga dijuluki Bapak Pembangunan Kota Makassar karena sukses mengantar Kota Anging Mamiri menjadi Kota Dunia, kembali menggarap wilayah Luwu Raya plus Kabupaten Sidrap, Rabu-Sabtu, 16-19 November 2022. (rif)

Laman: 1 2

Share

Komentar Anda


Populer Minggu ini