Connect with us

Sulselbar

Pemkot Data Warga Terdampak Bencana

-

PAREPARE, BKM — Pemkot Parepare melakukan pendataan kepada warganya yang terdampak bencana banjir pada Jumat lalu. Data sementara korban banjir tercatat 283 Kepala Keluarga. Warga satu kompleks di Perumahan Saparas terendam air air setinggi dua meter.
Warga setempat Rahmat mengaku sudah melakukan pemeriksaan kesehatan gratis yang mengalami gangguan kesehatan di rumah masing- masing call centre 112 dan Puskesmas.
Koordinator organisasi wanita Katolik, pemuda Katolik Kanel, Kaum Fidei, Tommi Sabtu (19/11) menyerahkan sejumlah paket berupa makanan instan dan obat-obatan kepada Lurah Lapadde Rahmat.

”Semoga bantuan ini dapat meringankan beban bagi para korban bencana banjir dan dapat pulih kembali sedia kala,”tandas Tommi
Sementara korban bencana banjir yang terjadi di Kecamatan Bacukiki Kelurahan Watang Bacukiki RW.02, RW 03, dan Rw 04 jumlah korban capai 58 kepala keluarga (KK).
Camat Bacukiki Saharuddin mengatakan RW 02 Lontangnge ada 35 KK 123 jiwa, RW.03 Abbanuangnge hanya 3 KK 10 jiwa, untuk RW.04 Mangimpuru 20 KK 90 jiwa, dengan jumlah total capai 58 KK 223 jiwa.

Hingga kini jumlah wraga terdampak korban musibah banjir didua kecamatan yakni, Kecamatan Bacukiki dan Ujung mencapai 341 kepala keluarga (KK). Sementara di Kecamatan Bacukiki Barat juga ada korban rumah warga hanyut terbawa arus air di Jalan Harapan kelurahan Kampung Baru Kecamatan Bacukiki Barat
Camat Bacukiki Barat ketika dihubungi belum bisa menjelaskan termasuk korban di Kelurahan Lumpue pada batas kota Parepare- Barru yang lagi viral dimedia sosial saat musibah banjir terjadi pada Jumat (18/11) lalu.
Korban Anggun mengaku musibah banjir membuat rumahnya ambruk. “Kami hanya mengungsi ke rumah kerabat sambil mencari sisa sisa barang diselamatkan untuk digunakan sementara. Kami berharap bantuan dari pemerintah dan para dermawan untuk membangun kembali rumah saya yang ambruk diterjang banjir,” jelasnya. (mup/C)

Laman: 1 2

Share

Komentar Anda


Populer Minggu ini