Connect with us

Headline

Hayat: Jangan Bikin Gaduh, Itu Dinamika Politik

Ada Indikasi Dishamonis Gubernur-Sekprov, Legislator Sulsel Pilih Diam

-

MAKASSAR, BKM — Hubungan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dan Sekretaris Provinsi (Sekprov) Abdul Hayat Ganti sedang tidak baik-baik saja. Hayat Gani diwacanakan akan diganti.
Namanya diusulkan ke Kementerian Dalam Negeri untuk diberhentikan.

Gubernur sudah mengirim surat tersebut melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM). Surat bernomor 800/0019/BKPSDM itu dikirim pada 12 November 2022 lalu.
Abdul Hayat Gani yang ditemui di Kantor Graha Sucofindo usai mengikuti sebuah acara, enggan berkomentar banyak. Ia mengaku belum tahu soal pengusulan pemberhentian dirinya.

“No comment. Saya belum terima surat resminya,” ujar Hayat dengan nada bergetar, Selasa (22/11).

Ia lalu meminta agar masalah ini tak dibesar-besarkan. Menurutnya, hal tersebut adalah bagian dari dinamika politik.

“Sampai sekarang saya belum terima (suratnya). Jangan bikin gaduh dulu, itu hal yang biasa,” jelasnya.

Seperti diketahui, kabar pengusulan pemberhentian Abdul Hayat Gani tengah ramai dibahas. Kabarnya, saat ini proses pengusulan itu sudah ada di Sekretariat Negara dan segera diusulkan ke presiden.

Belum diketahui pasti alasan kenapa mantan Direktur Penanganan Fakir Miskin Kemensos itu bakal diganti.

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman hingga kini juga belum memberi pernyataan resmi.

Namun melalui rilis resmi Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Pemprov Sulsel ditegaskan bahwa pemberhentian sekprov adalah kewenangan gubernur.

Laman: 1 2 3

Share

Komentar Anda

Populer Minggu ini