Connect with us

Gojentakmapan

Pencegahan Dini Penanganan Konflik Sosial di Maros

-

MAROS, BKM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Maros, mengajak masyarakat dalam pencegahan dini. Yakni dengan menggelar sosialisasi penanganan konflik sosial. Kegiatan tersebut digelar di Baruga A kantor bupati Maros, Kamis (24/11).
Kegiatan ini sebagai mitigasi atau upaya mengurangi risiko konflik sosial yang mungkin terjadi. Terlebih mengingatkan kembali akan pentingnya menjaga kerukunan dan kebersamaan antar-masyarakat. Bupati Maros, HAS Chaidir Syam, turut hadir membuka kegiatan tersebut.

Bupati Chaidir Syam mengungkapkan, pihaknya hanya sebagai fasilitator dalam mewujudkan kedamaian. ”Saya bersama ibu Wabup hanya bisa berusaha yang terbaik sebagai fasilitator. Tetapi pelaku utama di lapangan adalah kita semua,” ungkap bupati di hadapan para peserta.
Bicara perbedaan, ungkap Chaidir, pasti akan selalu ada. Namun, tugas saat ini ialah mencegah konflik yang akan terjadi akibat perbedaan tersebut.
”Di Indonesia sendiri, kita sudah banyak mengalami konflik sosial. Seperti konflik sara yang terjadi di Ternate, konflik ras yang terjadi di Bali, konflik budaya yang terjadi di Kalimantan. Semoga di Kabupaten Maros kita ini, bisa kita cegah lebih awal,” harapnya.
Chaidir sangat berterimakasih kepada Badan Kesbangpol Maros yang telah menggelar kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan sosialisasi penanganan konflik sosial memberikan pengetahuan kepada masyarakat terkait deteksi dini.

”Memberikan rasa aman bagi masyarakat secara optimal. Penanganan konflik sosial juga bisa secara komprehensif, terkoordinasi, dan terintegrasi,” sebutnya.
Sementara itu, Kepala Badan Penanganan Konflik, Fery Irfan Suli, mengungkap, puluhan peserta yang hadir merupakan tokoh ormas, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan ASN. Ia berharap, kewaspadaan masyarakat terhadap konflik dapat ditingkatkan.
”Terkadang jika ada masalah, kita butuh figur yang bisa membantu menjadi penengah. Disinilah peran tokoh masyarakat dan tokoh ormas untuk memberikan teladan yang baik di masyarakat,” ungkapnya. (ari/c)

Laman: 1 2

Share

Komentar Anda


Populer Minggu ini