Connect with us

Headline

PSK dan Muncikari Asal Makassar Beroperasi di Sidrap-Pinrang

Tinggal di Kos, Tawarkan Layanan Open BO di Aplikasi Michat

-

SIDRAP, BKM — Dua kabupaten bertetangga, yakni Sidrap dan Pinrang menjadi sasaran para pendatang, terutama kaum hawa untuk mendapatkan uang. Hanya saja, mereka yang berasal dari Makassar ini melakukan perbuatan tak terpuji. Mereka berprofesi sebagai pekerja seks komersial (PSK).
Hal itu terungkap setelah aparat kepolisian di dua daerah tersebut menggelar razia di sejumlah kos-kosan, dan mengamankan belasan PSK. Modusnya, mereka menyewa tempat kos untuk dijadikan tempat bekerja melayani lelaki hidung belang.

Khusus di Bumi Nene’ Mallomo Sidrap, polisi berhasil mengungkap sindikat wanita tuna susila ini dari laporan-laporan masyarakat yang sudah resah dengan aktivitas tersebut.

Seperti yang terungkap dalam rilis kasus oleh jajaran Polres Sidrap, Selasa (29/11).

Kapolres Sidrap AKBP Erwin Syah didampingi Kasat Reskrim Polres Sidrap AKP Saharuddin, menyebutkan sebanyak 15 PSK berusia remaja dan muncikarinya diamankan dari Operasi Pekat (Penyakit Masyarakat).
“Dari Operasi Pekat yang kita lakukan, ada belasan PSK dan muncikarinya yang kita amankan,” ujarnya.

Berdasarkan interogasi, mereka menawarkan diri ke pelanggan untuk open booking alias BO melalui aplikasi Michat. Tarifnya bervariasi, antara Rp250 ribu hingga Rp500 ribu sekali kencan.
”Dari hasil interogasi terhadap mereka yang diamankan, sekali kencan itu tarifnya Rp250 ribu hingga Rp500 ribu. Bergantung dari negosiasi pelanggan dan PSKnya,” imbu Erwin Syah.

Laman: 1 2 3

Share

Komentar Anda

Populer Minggu ini