Connect with us

Metro

Bekerja untuk Kuliah, Pernah Kehabisan Uang

Asmin Fajrin, Mister Grand Model Sulsel 2022

-

MAKASSAR,BKM.COM–Tidak banyak millenial yang ingin hidupnya bersusah-sudah dahulu bersenang-senang kemudian. Dari yang sedikit itu, Asmin Fajrin salah satunya. Ia mesti bekerja untuk membiayai kuliah. Bahkan pernah merasakan betapa sulitnya ketika tidak memiliki uang sama sekali.

COWOK tampan yang akrab disapa Fajrin ini berusia 23 tahun. Berasal dari Soppeng dan mengadu keberuntungan di Kota Daeng. Dunia model menjadi pilihannya.
Berawal ketika Fajrin duduk di bangku kelas dua SMA di kampung halamannya. Ketika itu ia mendapat ajakan dari salah seorang temannya untuk ikut event pemilihan model. Sepupunya juga mendukung hal itu, dengan mengatakan siapa tahu bisa dapat juara.
Namun bagi Fajrin ketika itu, juara bukan yang utama. Melainkan sekadar mencoba untuk tampil di depan umum, sekaligus mengasah kemampuan public speakingnya di depan umum.
Ajang perdana yang diikutinya adalah Pemilihan Ana’ Dara Kallolo Kabupaten Soppeng tahun 2015. Walau pertama kali, namun Fajrin berhasil meraih Juara Persahabatan.
”Karena pertama kali, jalannya masih kaku. Mukanya tampak tegang di depan umum,” ungkap Fajrin ketika menjadi tamu di studio siniar Berita Kota Makassar.
Beruntung, ia memiliki teman dan sahabat yang selalu memberikan dukungan. Termasuk mengajarinya untuk tidak kaku dan tegang keika tampil di muka umum. Juga berbagi tentang public speaking.
Berkat Juara Persahabatan yang diraihnya di lomba perdana, Fajrin mengaku mulai dikenal orang. Ia pun mendapat tawaran menggunakan kostum desainer di daerahnya ketika hendak mengikuti pemilihan.
Dari Soppeng, Fajrin kemudian ke Makassar. Namun dia tidak langsung kuliah, melainkan sempat menganggur selama setahun. Waktunya ia isi dengan bekerja. Barulah pada tahun berikutnya ia kuliah dengan menggunakan uangnya sendiri dari bekerja.
”Jujur, orang tua tidak bisa kuliahkan saya waktu itu. Saya kemudian bertekad pada diri sendiri untuk mencari pekerjaan di Makassar. Setamat SMA saya menganggur dulu setahun untuk cari kerjaan. Lanjut kuliah tahun berikutnya dengan uang sendiri,” ungkap sulung dari tiga bersaudara ini.
Jadilah ia bekerja sekaligus kuliah. Aktivitas di dunia model ia lakoni bila ada waktu luang, misalnya di hari Minggu ketika sedang libur bekerja. ”Capek sih capek, tapi harus dilakukan,” imbuhnya.
Berjalan di atas catwalk ketika di Makassar, bagi Fajrin tidaklah sesulit seperti ketika di Soppeng. Sebab di sana ia sudah belajar dari senior. Sehingga ketika di Makassar sudah lebih tahu. Ketika itu ada ajakan dari sebuah agency untuk bergabung. Pertama melihat profilnya di Instagram.
”Pertama masih pikir-pikir, gabung atau tidak. Karena sudah sibuk kerja dan kuliah pada malam hari. Dua tiga hari dikonfirmasi kembali dan saya mengiyakan untuk mencoba. Saya sampaikan ke agencynya kalau saya juga kerja dan kuliah sehingga tidak bisa terlalu aktif. Oleh pihak agency bisa menerima hal itu,” ungkap Fajrin.
Semua itu dilakoni Fajrin semata karena motivasinya yang ingin sukses dengan diri sendiri. Ia melakukannya tanpa ingin membebani orang tua.
Sederet prestasi yang pernah diraih Fajrin, seperti Runner Up 4 Kallolo Amaranthine Kabupaten Soppeng tahun 2016, Juara 3 Top Model Savera Kabupaten Soppeng, Runner Up 1 Fashion Icon Sulsel 2022, Winner Top Model Carnaval Fast Sulsel 2022, dan terakhir Winner Mister Grand Model Sulsel 2022.
Di Makassar, Fajrin mengaku sudah pernah mengalami kondisi yang sampai titik terendah. Ia tak punya uang sama sekali. Ketika itu Fajrin berhenti bekerja dan menganggur selama dua bulan. Walau begitu, ia tidak pernah berani menyampaikannya ke teman atau keguarka. Pikirnya, apapun bis ia lakukan yang penting halal.
”Allah selalu membantu dan selalu memberi jalan untuk kita. Jangan pernah menyerah atau berputus asa. Kalau pun mendapat cobaan, pasti ada jalan keluarnya. Yang penting semangat, percaya diri dan melakukan sesuatu dengan ikhlas,” begitu pesan Fajrin di akhir wawancara. (*/rus)

Laman: 1 2

Share

Komentar Anda

Populer Minggu ini