Connect with us

Headline

BI Optimistis Ekonomi Sulsel Tetap Kuat Tahun Depan

-

MAKASSAR, BKM — Memasuki tahun 2023, risiko terjadinya resesi global akan membawa dampak bagi perekonomian nasional dan Sulsel. Kondisi itu akan memunculkan perilaku wait and see dari para investor dalam merealisasikan investasinya.
Namun, menurut Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulsel Fadjar Majardi, Sulsel memiliki potensi dan modal yang besar untuk dapat tumbuh kuat. Baik dari potensi sumber daya alam, tenaga kerja, dan dari posisinya sebagai hub kawasan timur Indonesia.
Menurut Fadjar, sebagai salah satu lumbung pangan nasional, peningkatan produksi bahan pangan Sulsel berpeluang terus didorong untuk memenuhi kebutuhan nasional yang terus meningkat. Produksi dan hilirisasi nikel akan tetap tumbuh seiring dengan meningkatnya potensi pasar terkait tren kendaraan listrik dengan baterai berbahan baku nikel.

Hadirnya beberapa kawasan industri di Sulsel yang didukung oleh iklim investasi yang kondusif dan komitmen pemerintah daerah juga menjadi keunggulan Sulsel dibandingkan daerah lain.
Lebih jauh dikemukakan, meredanya pandemi yang terus diiringi peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat menjadi peluang yang besar untuk peningkatan penyediaan barang dan jasa dari dunia usaha pada berbagai sektor.
“Potensi Sulsel yang besar tersebut diharapkan membawa optimisme pada pertumbuhan ekonomi yang tetap kuat pada tahun 2023,” ungkap Fadjar.
Pengendalian inflasi untuk menjaga daya beli dan belanja masyarakat menjadi motor pendorong pertumbuhan ekonomi yang terus diperkuat melalui sinergi dan komitmen berbagai pihak.

Laman: 1 2 3 4

Share

Komentar Anda


Populer Minggu ini