Connect with us

Headline

Mantan Camat Kembalikan Rp200 Juta Honor Satpol PP

Sudah 28 Orang Serahkan Rp3.745.957.000 ke Penyidik Kejati Sulsel

-

MAKASSAR, BKM — Satu per satu mantan camat dan camat mengembalikan duit yang diduga hasil korupsi dana honorarium personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Makassar. Terbaru, ada lagi satu mantan camat menyerahkan uang Rp200 juta ke penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel yang menangani kasus ini.

Uang tersebut diserahkan dalam bentuk tunai. Pengembalian dilakukan di tengah massifnya Kejati Sulsel mengusut kasus dugaan dugaan penyalahgunaan honorarium dan tunjangan operasional Satpol PP pada 14 kecamatan di Kota Makassar priode 2017-2022.
Pengembalian uang kerugian negara tersebut diserahkan oleh mantan camat yang pernah menjabat pada periode 2017-2022. Sebelumnya, sudah ada sekitar 27 orang mantan camat yang telah melakukan pengembalian uang dengan total sebesar
“Ada lagi satu mantan camat yang telah menyerahkan uang kerugian negara sebesar Rp200 juta ke tim penyidik. Berarti sudah ada 28 orang yang mengembalikan uang dalam penyelidikan kasus ini. Sekarang total kerugian negara yang telah dikembalikan Rp3.745.957.000,” ujar Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel Soetarmi, Rabu (30/11).

Uang pengganti kerugian negara tersebut atas tiga orang tersangka yang telah ditetapkan sebelumnya. Selanjutnya, uang Rp200 juta itu dititipkan kembali ke Bank BRI dan nantinya akan masuk dalam perhitungan pengembalian kerugian negara.
Walau begitu, penyidik Kejati Sulsel belum bersedia merincikan siapa-siapa saja yang telah mengambalikan uang kerugian negara. Namun dipastikan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya meminimalisasi nilai kerugian negara dalam kasus ini.
”Sekarang kami masih terus mengejar pengembalian kerugian negara dalam kasus ini, sebelum ada hasil perhitungan dari lembaga auditor yang telah ditunjuk oleh tim penyidik. Kemungkinan dalam waktu dekat hasil perhitungan kerugian negaranya sudah keluar,” ujar Kepala Seksi Penyidikan Kejati Sulsel Hary Surachman, kemarin. (mat)

Laman: 1 2

Share

Komentar Anda

Populer Minggu ini