Connect with us

Gojentakmapan

Sekkab Takalar Tekankan Dua Hal di Musyawarah Tani Appalili

-

SAMBUTAN -- Sekkab Takalar, H Muhammad Hasbi memberi sambutan sekaligus membuka Temu Tani Appalili dalam menghadapi musim rendengan tahun 2022-2023.

TAKALAR, BKM – Menghadapi musim rendengan tahun 2022-2023, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan (DTPHPKP) Kabupaten Takalar menggelar Musyawarah Tani Appalili. Kegiatan tersebut merupakan ritual tahunan bagi pemerintah kabupaten di bawah leading sektor dinas terkait.
Appalili yang digelar mulai dari tingkat desa/kelurahan dan kecamatan ini merupakan sarana musyawarah untuk menyamakan persepsi terkait jadwal tanam, pola tanam, benih dan hal-hal lain dalam rangka meningkatkan produksi padi seluas 16.870 hektare pada 10 kecamatan di Takalar.

”Ini sebagai refleksi dari apa yang menjadi hambatan pada setiap desa yang kemudian kita bawa ke Appalili tingkat kabupaten untuk mencari solusi bersama. Semoga ini menjadi spirit bagi kita semua dalam meningkatkan produksi pertanian di musim tanam kali ini,” kata Kadis DTPHPKP Takalar, H Abd Haris Kulle.
Sementara itu, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Takalar, H Muhammad Hasbi, membuka Temu Tani Appalili tersebut menekankan dua hal penting dibahas dalam musyawarah temu tani. Hal pertama yaitu melibatkan Badan Metereologi dan Geofisika (BMKG) sebagai lembaga yang mampu memprediksi kondisi curah hujan tinggi untuk meminimalisir kerugian petani akibat banjir.

”Kondisi cuaca sekarang tidak bisa lagi kita prediksi. Kita harus beradaptasi dengan cuaca agar mengurangi kerugian petani kita. Saya menekankan agar perlakuan tidak boleh disamakan antara lahan yang sering terkena banjir dengan yang tidak, ini salah satu poin penting yang perlu dibahas dalam musyawarah temu tani ini,” kata H Hasbi.

Laman: 1 2

Share

Komentar Anda

Populer Minggu ini