Connect with us

Sulselbar

Delegasi Kongres asal Sumut Disel

-

AKP S Ahmad Aidid

MAKALE, BKM — Kongres GMKI ke 38 resmi berakhir. Tapi tidak dengan delegasi dari Kabupaten Pematang Siantar Sumatera Utara Acn (21). Acn ditahan polisi dalam kasus penganiayaan terhadap Fjs (21) saat kongres berlangsung di Gedung Tammuan Mali, Makale.

Peserta kongres sendiri memberi mandat kepada Jefri Edi Irawan Gultom untuk memimpin GMKI di periode kedua tahun 2022-2024. Kasus ini berawal saat terjadi ketegangan, pelaku melempar dengan menggunakan stand mikrofon tapi justru salah sasaran dan malah mengenai rekannya sendiri yang hendak menenangkan suasana saat kejadian berlamsung. Korban menderita luka robek dipelipis mata dengan empat jahitan.
Kasat Reskrim Polres Tana Toraja, AKP Ahmad.A, kepada BKM, Rabu (7/12) mengatakan polisi sudah berusaha cari jalan damai melakukan mediasi, namun korban menolak damai sehingga kasus berlanjut proses hukum sebab bukti sudah cukup.

”Berdasarkan keterangan saksi dan bukti visum pelaku akhirnya dilakukan penahanan,”jelas Kasat. Dijelaskan Ahmad, peserta dipersilahkan berdebat dalam organisasi sebab dijamin UU, namun tidak boleh terjadi tindakan anarkis berujung pidana. Kepada pelaku diancam pidana empat tahun, sesuai pasal 351 ayat 1 KUHP tentang penganiayaan.
Sebelumnya penganiayaan terjadi kepada korban FJS, Jumat (25/11) lalu saat terjadi perselisihan internal GMKI Pematang Siantar dibawa ke arena kongres. Fenomena internal berkepanjangan dibawa ke arena kongres hingga berujung penganiayaan dan diproses hukum. (gus/C)

Laman: 1 2

Share

Komentar Anda

Populer Minggu ini