Site icon Berita Kota Makassar

Musrembang di Paropo, Warga Usul Infrastruktur Hingga Layanan Kesehatan

MAKASSAR, BKM — Pemerintah Kelurahan Paropo menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Tahun 2023 di Aula Kantor Kecamatan Panakukang, pekan lalu.

Kegiatan ini dihadiri Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dan RT/RW se-Kelurahan Paropo. Jalannya Musrembang tingkat kelurahan dipimpin Sekretaris Camat Panakukang Abdul Muis didampingi Lurah Paropo Achiruddin Achmad.

Ketua RW 04 Kelurahan Paropo Rusmawati, menyebut ada beberapa poin yang akan diusulkan di Musrembang 2023. Khususnya peningkatan layanan kesehatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu).

Kata Rusmawati, kondisi Posyandu di RW 04 Kelurahan Paropo sudah sangat tidak layak ditempati. Sehingga perlu peningkatan layanan khususnya dari segi bangunan gedung.

“Yang masuk skala prioritas di wilayah saya di RW 04 itu ada Posyandu. Itu kondisinya sudah tidak layak, sehingga kita harap tahun ini bisa diakomodir,” ucap Rusmawati.

Poin kedua, lanjut Rusmawati, perlu ada tempat atau lokasi yang akan digunakan sebagai pusat destinasi sehingga bisa menjadi sumber pendapatan masyarakat, khususnya UMKM lorong.

Begitu pula dengan pembinaan kelompok UMKM lorong.
Rusmawati berharap, kelompok UMKM yang sudah ditunjuk dapat diberdayakan sebagaimana program kerja setiap OPD.

“Saya laporkan ini supaya ditindaklanjuti kembali,” ujar Rusmawati.

Sedangkan untuk pembangunan infrastruktur, menurutnya, sudah tidak ada kendala. Sebab hasil usulan warga pada Musrembang tahun lalu sudah dijalankan masing-masing OPD.

“Tinggal pengerukan saluran drainase, kita berharap ini rutin dilakukan,” ucapnya.

Ketua RW 02 Kelurahan Paropo Fatahilah Djalil, mengucapkan terima kasih kepada pemerintah kota karena hasil usulan Musrembang 2022 telah dilaksanakan.

“Musrembang tahun lalu itu di RW 02 sekarang sudah ada terealisasi, yaitu peremajaan jalan. Terima kasih atas bantuannya,” ungkap Fatahilah Djalil.
Ia mengungkapkan, salah satu usulan warga RW 02 yakni pengadaan lampu lorong. Sebab di wilayah ini ada beberapa lorong yang belum memiliki lampu jalan.

“Ada dua RT yang tidak ada akses jalannya untuk mendapatkan lampu lorong. Jadi usulan ini tetap kami sampaikan,” terangnya.

Sementara, Lurah Paropo Achiruddin Achmad berharap melalui Musrembang tingkat kelurahan ini warga bisa mengusulkan apa yang menjadi kebutuhan di wilayah masing-masing.

Apalagi dalam Musrembang kali ini Pemerintah Kelurahan menghadirkan beberapa OPD. Seperti Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Lingkungan Hidup. Dinas Perikanan dan Peternakan, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Kebudayaan, Dinas Perhubungan, Dinas Pariwisata, dan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda).

“Kita berharap semua usulan yang kami canangkan dari bawah itu dapat terlaksana sampai ke atas. Kita harap kehadiran OPD yang mendengar aspirasi RT/RW dapat dinaikkan ke tingkat pelaksanaan yang berkembang di Kelurahan Paropo,” ungkapnya.

Sekretaris Camat Panakukang Abdul Muis, berjanji akan menindaklanjuti usulan warga. Baik itu pengadaan lampu lorong, pelayanan Posyandu, hingga pengerukan saluran drainase.

“Yang jelas kita masukkan ini usulan Musrembang, pasti kita tindaklanjuti. Yang penting kita sepakat dan ini menjadi skala prioritas bisa kita lanjutkan,” tandasnya. (rhm)

Exit mobile version