Connect with us

Kriminal

Pemilik Kantin di Mapolda Sulsel Ditemukan Meninggal di Kolong Meja

-

MENINGGAL -- Mayat Suharnaeni yang ditemukan anaknya tergeletak di lantai di bawah kolong meja jualannya di kantin Wahida 77. Mayat korban lalu dievakuasi anaknya bersama keluarganya.

MAKASSAR, BKM — Pemilik kantin Wahida 77 bernama Suharnaeni Aslawe, warga Kompleks Mapolda Sulsel, ORT 01/ORW 08, Kelurahan Pai, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, ditemukan meninggal dunia pada Senin petang (23/1) sekitar pukul 18.00 Wita.

Kantin Wahida 77 ini terletak di dalam Mapolda Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan. Suharnaeni ditemukan meninggal di bawah kolong meja jualannya dalam posisi tergeletak atau terbaring di lantai.
Kasi Humas Polrestabes Makassar, Kompol Lando, mengemukakan, berdasarkan laporan dari Polsek Biringkanaya, dari saksi anak korban bernama Wahida Said (26), warga Jalan Mangkawani, Kelurahan Bila, Kecamatan Lalabata bersama saksi Reza Maulana (24), warga Jalan Syeh Yusuf 3 No 31, Kekurahan Katangka, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, kepada polisi mengatakan, pada sekitar pukul 18.00 Wita, anak korban datang untuk melihat orangtuanya yang tinggal di dalam kantin miliknya.

Setelah itu, anak korban mengetuk pintu kantin. Namun pintu depan kantin tersebut terkunci. Tidak ada suara. Lalu anak korban melihat dari luar jendela untuk memastikan keberadaan ibunya.
Dia melihat korban yang sedang tergeletak di lantai. Sehingga anak korban mendobrak pintu samping lalu masuk dan menemukan orang tuanya sudah tidak bernyawa lagi dengan posisi terbaring di bawah kolong meja kantin tersebut.
Menurut keterangan anak korban, ibunya memiliki riwayat penyakit gula dan sudah satu minggu tidak mau makan nasi. Dan terakhir ketemu pada malam Sabtu dan membelikan makanan gado-gado.
Pada hari Sabtu, tanggal 21 Januari 2023, korban coba dihubungi anaknya melalui telepon, namun teleponnya sudah tidak diangkat lagi. Rencananya, mayat korban akan dibawa keluarganya ke Kabupaten Soppeng.
Berdasarkan keterangan dari tetangga kantin korban bernama Fifa, terakhir saksi melihat korban membuka kantinnya pada Sabtu , 21 Januari 2023. (jul)

Laman: 1 2

Share

Komentar Anda


Populer Minggu ini