pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Banyak yang Telah Diperjuangkan Rapsel Ali untuk Sulsel

MAKASSAR, BKM — Innalillahi wainna ilaihi rajiun. Awan duka meliputi Sulawesi Selatan. Muhammad Rafsel Ali, seorang tokoh muda yang juga anggota DPR RI Fraksi Partai Nasdem Sulsel meninggal dunia. Ia mengembuskan napas terakhirnya, Minggu (9/4) pukul 09.10 Wita di Rumah Sakit Grestelina, Makassar.
Sebelum berpulang, menantu Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin itu disebutkan terkena serangan jantung dan sempat sempat menjalani perawatan medis. Namun Tuhan berkehendak lain. Suami dari Prof Siti Nur Azizah itu pergi untuk selama-lamanya.

“Innalillahi wainna ilaihi rojiun, semoga husnul khotimah kakanda H Muh Rapsel Ali,” tulis Muh Basli Ali, Bupati Selayar yang juga adik kandung
menginformasikan tentang kepergian sang kakak di usianya yang ke-51 tahun.
Muhammad Rapsel Ali terpilih ke DPR RI melalui Partai Nasdem dari daerah pemilihan Sulawesi Selatan 1, yang meliputi Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, dan Kepulauan Selayar.

Terakhir ia duduk di Komisi VI DPR RI. Rapsel lahir 6 Mei 1971.
Juru bicara Wakil Presiden, Masduki Baidlowi mengatakan Wapres Ma’ruf Amin sangat berduka atas wafatnya sang menantu. Rapsel yang merupakan suami dari putri keempat Ma’ruf Amin. Wapres sudah melakukan komunikasi melalui panggilan video dengan putrinya dan menyampaikan belasungkawa yang amat mendalam.

Rapsel meninggal dunia saat melakukan kunjungan ke dapil di Makassar.

Seluruh staf dan karyawan Sekretariat Presiden berduka cita atas wafatnya suami dari putri Wapres Prof Siti Nur Azizah. Kami semua berbelasungkawa dan mendoakan mudah-mudahan husnul khatimah,” ujar Masduki.

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman datang melayat ke rumah duka di Jalan Bonto Mangape, kemarin. Ia menyampaikan belasungkawa atas kepergian almarhum yang terbilang mendadak.

“Kita turut berdukacita mendalam karena ini mendadak. Atas nama pribadi dan keluarga, serta Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan saya mengucapkan turut berdukacita. Kita mendoakan mudah-mudahan segala amal kebajikan dan pengabdian beliau sebagai anggota DPR RI diterima di sisi-Nya, dan untuk keluarga diberikan ketabahan dan kesabaran,” ujarnya.

Menurut Andi Sudirman, almarhum merupakan sosok yang mudah bergaul dengan semua orang.

“Beliau orangnya yang sangat-sangat easy going. Sangat wellcome kepada semua orang,” tuturnya.

Ia juga mengenang perjuangan Rapsel Ali untuk Sulsel pada umumnya dan Kabupaten Kepulauan Selayar khususnya sebagai tanah kelahirannya.

“Sangat semangatlah ketika mengerjakan untuk rakyat, dan tentu banyak yang beliau telah perjuangkan untuk Selayar khususnya dan Sulsel,” tandas Sudirman.
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengucapkan rasa duka yang mendalam atas meninggalnya Rapsel Ali. Hal itu disampaikannya di sela-sela acara Pengajian dan Safari Ramadan 1444 Hijriah DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Makassar. Ia pun mengajak jemaah pengajian DPD LDII Kota Makassar Masjid Raodathul Jannah untuk mendoakan kepergian almarhum.
“Hari ini (kemarin) baru saja berpulang ke rahmatullah Bapak Rapsel Ali. Untuk itu saya mengajak kita semua mengirim Al-Fatihah untuk almarhum,” ucap Danny Pomanto.
Usai mengikuti pengajian bersama jemaah LDII Makassar, Danny Pomanto langsung bertolak ke rumah duka di Jalan Bonto Mangepe Nomor 7 Kecamatan Tamalate, Kota Makassar. Tiba di rumah duka, Danny yang didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar Indira Yusuf Ismail, memberikan dukungan moril kepada keluarga almarhum.
Kata Danny Pomanto, almarhum merupakan sosok sahabat yang sangat baik. Karena itu ia merasa sangat kehilangan. “Saya sangat merasa kehilangan, apalagi beliau ini adalah sahabat yang baik,” ucapnya.
Mewakili pemerintah dan masyarakat Kota Makassar, ia mengucapkan belasungkawa atas berpulangnya almarhum yang selama ini telah berjihad mewakili suara-suara rakyat Sulsel. “Saya pribadi dan seluruh masyarakat Kota Makassar menyampaikan rasa duka yang mendalam atas berpulangnya sahabat kita Rapsel Ali. Insyaallah beliau husnul khotimah,” ujarnya.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Sulsel Rusdi Masse (RMS) juga merasa kehilangan atas meninggalnya Rapsel Ali. Menurut RMS, baru lima hari lalu dirinya dan Rapsel Ali bertemu.
“Kami bersama Kakak Rapsel di Ruang Rapat Bappilu DPP Nasdem. Dalam rapat itu beliau (Rapsel) terlihat sangat bersahaja dan kelihatan berwibawa. Saya tanya Kakak Rapsel tentang kesiapannya maju kembali sebagai anggota DPR RI Dapil Sulsel I. Beliau bersedia dan siap berjuang untuk itu,” ujar RMS, kemarin.
Menurut RMS yang juga Anggota DPR RI ini, selama menjadi wakil rakyat di Senayan, Rapsel Ali sangat rajin turun menemui masyarakat. “Sebagai orang asli Selayar, Kakak Rapsel banyak sekali membantu orang-orang di Dapilnya. Kita berdoa segala kebaikan beliau bisa menjadi amal jariyah di sisi Allah Swt,” tulis RMS yang pernah tercatat sebagai Bupati Sidrap dua periode.

Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Totok Imam Santoso yang melayat di rumah duka, kemarin menyampaikan bahwa pihaknya menyiapkan perihal kedatangan Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin ke Makassar. Termasuk pengamanan pada saat pemakaman.

“Kita sudah koordinasi dengan pihak protokol Wapres. Kapan saja beliau datang kita siap mengamankan,” katanya usai melayat.

Terkait kedatangan RI 02 ini masih belum dipastikan. Namun, Pangdam menegaskan yang pasti Ma’ruf Amin akan datang ke Makassar.

“Wapres akan datang, tapi belum tahu besok atau hari ini. Karena beliau masih ada kegiatan di Palangkaraya,” pungkasnya.
Mantan Wali Kota Makassar Dr Ilham Arief Sirajuddin (IAS) menyatakan berbelasungkawa atas kepergian Rapsel Ali. “Berita duka ini begitu mengejutkan. Padahal, saat kontak-kontakan untuk beberapa urusan, beliau tidak pernah sampaikan ada keluhan,” kata IAS saat melayat di rumah duka, kemarin.
”Bahkan, saat bertemu terakhir kali di Kabupaten Selayar beberapa waktu lalu, almarhun sangat terlihat bugar dan penuh semangat,” lanjut Ketua Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Besar Putra-Putri Polri Sulsel itu.
IAS menerima kabar meninggalnya almarhum dari Ilham, kerabat Rapsel. “Yang terkesan dari beliau ini adalah sosoknya yang tenang tapi dikenal begitu peduli. Termasuk untuk urusan organisasi KBPP Polri,” kenang IAS.
Rapsel memang anak polisi. Ia merupakan putra sulung dari purnawirawan H Ali Gandong, tokoh masyarakat Kepulauan Selayar dengan Hj Basdiaty Ali. Masa kecil hingga dewasa dihabiskan di kediaman orang tuanya di Jalan Arif Rahman Hakim, Makassar. Pendidikan formalnya ditempuh di Makassar dan melanjutkan kuliah di Surabaya.
Berwiraswasta menjadi pilihannya untuk menimba pengalaman. Berbagai usaha dilakoni, mulai dari perdagangan, jasa, dan industri.

Salah satunya adalah sebagai event organizer di bawah bendera News Production yang pernah berkibar di Makassar hingga Kendari tahun 2000-2002.
Di dunia organisasi, Rapsel pernah menjadi ketua umum Perlisindo (Perkumpulan Pemilik Senjata Beladiri Indonesia), pendiri Aspeksindo (Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Indonesia), pembina DPP Institut Lembang Sembilan, alumnus Institut Pengembangan Wiraswasta Indonesia, pendiri klub moge Ridiss Bikerz, dan ketua Bidang Humas HDCI Pusat.

Rapsel Ali sempat diisukan akan masuk calon menteri baru di tengah isu reshuffle Kabinet Indonesia Maju beberapa waktu lalu.

Isu itu mencuat usai dirinya memenuhi undangan Presiden Joko Widodo ke Istana Negara.

Rapsel terjun ke politik kala bergabung dengan Partai Golkar pada 2017 silam dan menjabat sebagai ketua Dewan Penasihat Selayar Golkar. Kemudian pada 2019, Rapsel menjadi calon anggota legislatif (caleg) DPR RI untuk Dapil Sulawesi Selatan 1 dari Nasdem yang kemudian membawanya menduduki kursi DPR RI periode 2019-2024.
(jun-rhm-rif)


Share


Komentar Anda