pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Posisi PAN dan PPP Terancam di Senayan

MAKASSAR, BKM–Sedikitnya ada dua partai politik (Parpol) pendatang baru yang mengancam posisi Partai Amanat Nasinal (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Senayan.
Dua Parpol itu yakni Perindo dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Hal ini berdasarkan potret survei lembaga dan konsultan politik yang memperlihatkan trand elektoral Perindo dan PSI terus naik, sementara elektoral PAN dan PPP belum aman di angka parlementry threshold (PT) 4 persen.
Belum lagi Parpol pendatang baru lain seperti Partai Gelora, Ummat, serta Hanura selaku Parpol lama.

Terbaru, survei The Republic Institute yang melibatkan 2.010 responden, melalui stratified random sampling yang digelar 13 hingga 23 September 2023 pada 38 provinsi dengan margin of Error survei sebesar 2,19 persen.

Dalam survei itu, hanya 7 Parpol lolos ke DPR RI yakni

PDIP 23,4 persen,
Gerindra 15,3 persen,
Demokrat 11,8 persen,
PKB 10 persen,

Golkar 8,7 persen,
Nasdem 7,2 persen serta
PKS 6 persen.

Sedangkan 11 Parpol yang elektabilitasnya tak sampai 4 persen dan terancam tidak lolos ke DPR RI yakni

PAN 3,2 persen,
PPP 1,5 persen,
PSI 0,6 persen
, Perindo 0,6 persen,
Hanura 0,4 persen,
PBB 0,4 persen,
Ummat 0,2 persen,
Gelora 0,2 persen,
Buruh 0,2 persen,
Garuda 0,2 persen serta
PKN 0,2 persen.
Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Sulsel Andi Muh Irfan AB mengaku optimis bila partai yang dipimpin Zulkifli Hazan akan lolos DPR RI diatas PT 4 persen. ” PAN tetap optimis, apalagi hasil survei menempatkan elektoral PAN diatas 4 persen” ujar Irfan yang juga Ketua Badan Kehormatan DPRD Sulsel ini.
Menurut Irfan AB, lembaga Indikator Politik Indonesia menempatkan PAN dengan elektoral 4,3 persen, sedangkan LSI menempatkan PAN dengan 4,2 persen. Adapun survei Poltraking, PAN di Jawa Timur menembus angka 6 persen.
Ketua DPW PPP Sulsel Imam Fauzan yang dimintai tanggapannya enggan menanggapi hasil survei yang menempatkan PPP masih dibawah 4 persen. “Saya tidak ingin mengomentari,”jelas Imam yang juga Ketua Fraksi PPP DPRD Sulsel ini. (jun/rif)


Share


Komentar Anda