pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
SOSIALISASI -- Staf Ahli Pembangunan Rapiuddin Tahir mewakili Bupati Lutim didampingi Ketua TP Kabupaten Lutim, Hj Sufriaty Budiman membuka sosialisasi Peningkatan kapasitas Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Tingkat Desa, di Aula Dinas Pendidikan Lutim, Senin (6/11.

Staf Ahli Pembangunan Buka Sosialisasi TPPS

MALILI, BKM — Staf Ahli Pembangunan, Rapiuddin Tahir mewakili Bupati Lutim didampingi Ketua TP Kabupaten Lutim, Hj. Sufriaty Budiman dan Sekretaris Bapelitbangda, Mahyuddin membuka sosialisasi Peningkatan kapasitas Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Tingkat Desa, di Aula Dinas Pendidikan Lutim, Senin (6/11.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pokja 4 TP PKK Lutim bekerjasama dengan Bapelitbangda dan pendampingan monitoring aplikasi inzting Sulsel di Lutim tersebut, menghadirkan dua Narasumber sebagai pemateri merliputi; Koordinator Program Manajer Sekretariat Satgas BKKBN Sulsel, Andi Irfanji dan Ketua TP PKK Lutim, Hj. Sufriaty Budiman.
Dalam sambutannya, Staf Ahli Pembangunan, Rapiuddin Tahir menyampaikan bahwa, dalam Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 Tentang Percepatan Penurunan Stunting, mengamanahkan pembentukan Tim Percepatan Penurunan Stunting dari Tingkat pusat sampai Tingkat Desa.
“Salah satu masalah yang dihadapi Tim TPPS di Lutim dalam adalah belum memiliki pemahaman yang tuntas terkait konsep stunting dan manajemen penanganannya,” kata Rapiuddin.

“Di lain pihak, stunting membutuhkan keterlibatan berbagai multi pihak dalam penanganannya, sehingga dibutuhkan manajemen yang baik dalam menggerakkan semua stakeholder dalam upaya penurunan stunting,” tambahnya lagi.
Menurutnya, untuk mengoptimalkan konvergensi penanganan stunting, ialah dapat dilakukan dengan menjalin dan menciptakan kolaborasi yang baik dengan memberdayakan semua stakeholder secara terpadu dalam mewujudkan penanganan stunting.
“Atas kondisi ini, saya berharap kepada Kepala OPD, Camat dan Kepala Desa dan Tim Penggerak PKK yang tergabung dalam TPPS Kabupaten, TPPS Kecamatan dan TPPS Desa, untuk bersama-sama stakeholder terkait, untuk bekerja lebih keras lagi memaksimalkan upaya percepatan penurunan stunting dapat segera dikendalikan,” imbuhnya.
Dia berpesan agar semua pihak yang hadir dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosialisasi ini, dengan menanyakan hal-hal yang belum dimengerti terkait dengan stunting maupun pola penanganannya.
“Saya ingin mengingatkan bahwa penurunan stunting adalah tugas bersama. Diperlukan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta seluruh stakeholder lainnya. Mari kita bersatu dan wujudkan desa bebas stunting,” tutupnya. (rls)


Share


Komentar Anda