pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

KONI Makassar Dorong Perda Insentif Atlet Berprestasi

MAKASSAR, BKM — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar bersama Dinas Pemuda dan Olah Raga Makassar akan mendorong hadirnya Peraturan Daerah (Perda) terkait pemberian insentif kepada para atlet berprestasi dan berkualifikasi tersebut.
Hal itu disampaikan Ketua KONI Makassar Ahmad Susanto saat menggelar konferensi pers, Minggu (19/11) sore, terkait evaluasi pelaksanaan Pekan Olah Raga Kota (Porkot) yang berlangsung Oktober 2023 lalu.

“Sesuai arahan Bapak Wali Kota Makassar bersama Dispora, akan memasukkan Perda Atlet untuk diberikan insentif dengan kualifikasi tertentu. Untuk dapat setiap bulan. Pak Wali sudah katakan, Kenapa RT RW bisam atlet kita yang berprestasi tidak kita beri apresiasi insentif,” kata Ahmad Susanto.
Secepatnya, draft Ranperda terkait atlet akan diajukan ke DPRD Kota Makassar untuk diperjuangkan menjadi sebuah peraturan daerah.
Lebih jauh dikemukakan, hasil evaluasi pelaksanaan Porkot ke-8, seluruh agenda pertandingan cabang olah raga berjalan dengan lancar. Usai pelaksanaannya, bentuk pertanggungjawaban KONI untuk melaporkan terbuka hasil pelaksanaan event tahunan tersebut.
Ahmad Susanto menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat sehingga penyelenggaraan pesta olah raga tingkat kota tersebut bisa berjalan sukses.
“Alhamdulillah berjalan sesuai konsep. Terima kasih kami sampaikan, terutama kepada Wali Kota Makassar Bapak Mohammad Ramdhan Pomanto yang terus memberikan support, bantuan, arahan, hingga pembinaan kepada kami,” ujarnya.

Ia melanjutkan, Porkot Makassar merupakan salah satu wadah untuk menjaring bibit atlet berprestasi yang bisa diperhitungkan untuk masuk dalam pembinaan. “Jadi melalui Porkot, banyak potensi-potensi yang bisa dibina untuk menjadi atlet berprestasi. Termasuk di sejumlah cabang olahraga yang kita minin atlet dan minim prestasi,” jelasnya.
Ia kemudian menyebut cabang olahraga senam misalnya. Ternyata ada bibit-bibit yang bisa dibina untuk berprestasi di kancah yang lebih tinggi seperti Porda dan Pekan Olahraga Nasional (PON).
Dia menekankan, saat ini KONI fokus pada dua konsep besar olahraga di Makassar. Yakni bagaimana olahraga hadir sebagai prestasi dan olahraga hadir sebagai mitigasi sosial, di mana olahraga sebagai sarana untuk memindahkan negeri negatif menjadi energi positif.
Ahmad Susanto bersyukur karena selama penyelenggaraan Porkot ke-8, tidak ada persoalan mendasar dan besar yang harus dihadapi pihak penyelenggara. “Kita tidak menghadapi aksi protes dari official maupun atlet yang berlarut-larut. Semua bisa diselesaikan,” katanya.
Kepala Bidang Hukum KONI Makassar Mochtar Djuma menegaskan, Porkot tahun ini aman-aman saja karena melibatkan tim hukum yang menyelesaikan berbagai persoalan yang terjadi di lapangan. “Alhamdulillah, Porkot tahun ini aman-aman saja, karena melibatkan tim hukum. Pengalaman Porda yang lalu tim hukum juga ambil peran. Berikan pemahaman hukum pada atlet, pelatih, sehingga perjalanan Porkot aman. Ini kita utamakan agar Makassar tetap kondusif,” ungkapnya.
Lelaki yang akrab disapa MJ itu pun mengaku optimistis dengan skema yang dibuat seperti pada pelaksanaan Porkot 2023. Aatlet yang dilahirkan jauh lebih berprestasi di multievent berikutnya. (rhm)


Share


Komentar Anda