GOWA, BKM — Pelaksana Harian (Plh) Bupati Gowa, H Muchlis melepas 479 orang jamaah calon haji (JCH) asal kabupaten Gowa di aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gowa, Jalan Agussalim, Sungguminasa, Rabu (19/8) pagi.
Saat melepas para JCH, Muchlis meminta agar seluruh jamaah menjaga nama daerah dan nama baik negara.
“Para jamaah calon haji ini adalah orang terpilih yang secara tidak langsung telah menjadi duta bangsa. Mohon dijaga perilaku. Ingat ki’ adat dan kebiasaan ta’ untuk saling menghormati, menghargai apalagi di sana akan bertemu dengan jutaan jamaah dari berbagai negara,” kata Muchlis.
JCH Kabupaten Gowa yang akan diberangkatkan dalam tiga kelompok terbang (kloter) rencananya mulai diberangkatkan 26 Agustus mendatang.
Pelepasan JCH ini turut dihadiri Kepala Kanwil Kemenag RI Sulsel, H Abd Wahid Thahir, Kepala Kemenag RI Gowa, H Jamaris A Halik dan 18 kepala KUA se Kabupaten Gowa. Pelepasan ini ditandai dengan penyerahan bendera merah putih kepada Ketua Kafilah JCH Gowa, H Nur As’ad Hijaz.
Menurut Kepala Kemenag RI Gowa, H Jamaris A Halik, kloter pertama Gowa akan berangkat pada 26 Agustus dimulai pada Kloter 5 dengan jumlah sebanyak 331 orang, Kloter 25 berjumlah 56 orang berangkat pada 16 September dan Kloter 27 dengan jumlah 99 orang diberangkatkan 17 September.
Kepala Kantor wilayah Kemenag RI Sulsel, H Abd Wahid Thahir usai mendampingi Plh Bupati Gowa, melepas JCH Gowa mengatakan, pemberangkatan haji tahun ini patut disyukuri disebabkan adanya pengurangan ongkos naik haji sebesar 20 persen yang dilakukan pemerintah yang merupakan kebijakan internasional.
”Sebenarnya sih meski tidak ada pengurangan animo masyarakat untuk pergi berhaji tetap besar, tapi alhamdulillah pemerintah melakukan pengurangan 20 persen dan itu terlaksana secara internasional,” ucap Wahid Thahir.
Ditanya soal daftar tunggu yang makin bertambah seperti di Gowa mencapai 13.600 lebih, menurut Wahid Thahir, itu malah menjadi bukti kemajuan perekonomian masyarakat di Sulsel.
“Saat ini daftar tunggu calon jamaah haji sudah mencapai hingga perhitungan 28 tahun ke depan. Kondisi ini berkaitan dengan tingkat kemakmuran rakyat. Pemerintah terus melakukan berbagai kebijakan agar pemerintah Arab Saudi menambah kuota bagi Indonesia,” jelasnya. (sar-ril/c)
Muchlis Minta JCH Gowa Jaga Nama Daerah dan Negara
×

