BANTAENG, BKM — Komandan Resort Militer (Danrem) 141 Toddopuli Kolonel Inf Muhammad Hasan, mengingatkan bahwa tantangan berat yang dihadapi bangsa ini ke depan adalah ancaman krisis pangan.
Untuk itu, Danrem mengimbau jajaran TNI, khususnya dalam wilayah Korem 141/TP supaya proaktif dalam pelaksanaan program pembangunan. Terutama di bidang pertanian dan ketahanan pangan.
Penegasan itu disampaikan Danrem di Anjungan Pantai Seruni, Rabu malam (19/8). Dalam kunjungan kerjanya di Butta Toa ini, Hasan juga memerintahkan kepada jajaran Kodim agar mencegah terjadinya busung lapar. “Saya perintahkan kepada Dandim, Danramil, Babinsa supaya mencegah terjadinya busung lapar,” katanya.
Danrem tidak ingin ada kasus busung lapar yang terekspos. Karena, kata dia, itu berarti kehadiran dandim dan jajarannya dipertanyakan. “Kalau ada kasus busung lapar yang terekspos, maka saya pertanyakan, dimana dandim,” ujarnya.
Jebolan Kopassus dan Paspampres ini menunjukkan sikap kepeduliannya yang sangat tinggi terhadap masalah pangan dan gizi masyarakat. Menurutnya, masalah pangan harus diwaspadai. “Kita harus mewaspadai masalah pangan,” tandasnya.
Usai menyampaikan pesan-pesan penting kepada jajarannya, Danrem menyatakan kekagumannya terhadap Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah. Setidaknya, ada dua poin kekaguman Danrem. Yakni, terbangunnya anjungan Pantai Seruni dan pembangunan rumah sakit berlantai delapan.
Menurutnya, sudah banyak daerah yang didatangi di Indonesia, tapi belum pernah melihat rumah sakit yang dibangun seperti yang dilakukan Bupati Bantaeng. “Saya kagum akan pembangunan rumah sakit ini,” akunya.
Untuk anjungan Pantai Seruni, lanjut Danrem, dia teringat sewaktu pendidikan di salah satu wilayah di Australia. Kata dia, ada kesamaan antara pantai di salah satu kota di Australia dengan pantai Seruni.
Menyambut kedatangan Danrem dan rombongannya, Bupati Bantaeng memaparkan secara singkat tentang keadaan Bantaeng masa lalu dan masa kini. Juga menyampaikan sejumlah program yang telah dan akan dilaksanakan. Termasuk kawasan industri yang dijadwalkan mulai berproduksi tahun ini. “Insya Allah, tahun ini industri smelter mulai berproduksi,” katanya. (wam/rus/c)
Danrem Minta Kodim Cegah Busung Lapar
×

