MAKASSAR, BKM — Sejumlah sopir taksi nyaris terlibat bentrok dengan para sopir taksi gelap di depan Mall Panakukang (MP), Jalan Bougenville Makassar, Minggu (23/8).
Keributan ini diduga dipicu masalah perebutan penumpang. Keributan bermula saat seorang sopir dari Taksi Putra bernama Khaeruddin (25) dengan kode mobil 450 nopol DD 1918 OD menurunkan penumpang di depan MP, sekira pukul 11:30 Wita. Diwaktu yang bersamaan, pengunjung MP lainnya tiba-tiba menaiki taksi yang dikendarai Kaharuddin.
Melihat hal ini, sejumlah sopir taksi gelap marah dan langsung memukuli taksi yang dikemudikan Kaharuddin dengan menggunakan batu. Pelaku yang diduga berjumlah tiga orang, langsung melarikan diri masuk kedalam mall dan meninggalkan mobil taksi liarnya di bahu Jalan Bougenville. Tak menerima perlakuan tersebut, Kaharuddin kemudian memanggil rekannya sesama sopir taksi guna mencari para pelaku. “Pelaku yang memukuli mobil saya jumlahnya tiga orang dan salah satu pelaku itu sangat saya kenali yang sering membawa bentor dan taksi liar. Memang dia sering membuat masalah sama sopir taksi resmi jika dia tidak dapat muatan,” beber Kahar kepada BKM.
Sementara itu, kepala Sumber Daya Pengemudi (SDP) Taksi Putra, Bahar yang ditemui di lokasi mengaku kalau aksi penyerangan yang dilakukan sejumlah sopir taksi gelap bukan kali pertama terjadi, bahkan sebelumnya, salah satu sopir resmi pernah menjadi korban penikaman oleh sopir gelap yang mangkal di depan MP.
“Kami sudah sering melaporkan hal seperti ini kepada pihak kepolisian agar ditindaklanjuti, tapi sampai sekarang malah tetap dibiarkan. Kami juga duga ada oknum polisi yang menerima upeti dari mereka,” bebernya.
Dikonfirmasi terpisah, Kanit Reskrim Polsek Panakukang, Iptu Inggababali membenarkan adanya keributan antar sopir di depan MP. Pihaknya menindaklanjuti laporan korban dengan melakukan penggeledahan ke sejumlah taksi gelap dan becak motor (bentor) dan menemukan barang bukti dua anak panah. “Untuk sementara, kami telah mengamankan 2 busur yang ditemukan di atas bentor. Tapi kami tidak menemukan pemiliknya,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga menurunkan personil yang mobile untuk memantau areal bongkar muat penumpang di depan MP guan mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan.
“Kami akan mengarahkan petugas kepolisian untuk berjaga disekitar lokasi parkiran,” tambahnya. (arf-ril/c)
Rebutan Penumpang, Sopir Taksi Nyaris Bentrok
×

