SIDRAP, BKM — Masyarakat di Sidrap, khususnya kalangan peternak itik di Kecamatan Baranti dan Pancarijang, serta Watangpulu kini bisa bernafas lega. Sebab dua orang pelaku yang selama ini meresahkan dan menjadi buron Polsek Baranti, akhirnya berhasil dibekuk di tempat persembunyiannya.
Dua tersangka yang ditangkap dalam dua hari terakhir adalah Muh Idris alias La Darri (25). Ia dibekuk di salah satu rumah keluarganya di Desa Alla, Kecamatan Mattiro Bulu, Kabupaten Pinrang pukul 23.15 Wita, Jumat (28/8).
Sementara rekannya, Sudirman alias La Melle (37) berhasil diamankan di tempat terpisah oleh petugas Polsek Baranti di salah satu rumah keluarganya di Baranti, Kecamatan Baranti, Sidrap, Sabtu (29/8) dini hari pukul 02.30 wita. Bagi warga Baranti, La Melle merupakan residivis kambuhan yang kerap keluar masuk bui.
Dari catatan polisi setempat menyebutkan, selain kerap mencuri ternak hewan, komplotan ini juga sering menyasar gabah petani yang baru dipanen dan disimpan di pematang sawah.
Penangkapan terhadap keduanya dipimpin langsung Kapolsek Baranti, AKP Galih Widyo Nugroho bersama lima anggota unit Reskrim dan Intel Polsek Baranti.
Ditemui di kantornya kemarin, AKP Galih W Nugroho mengatakan, kedua tersangka berhasil dibekuk setelah dinyatakan buron.
“Selama ini warga, terutama peternak itik resah karena kerap kehilangan ternak peliharaanya. Termasuk gabah milik petani. Pelaku beraksi pada malam hari. Petani yang baru memanen gabahnya, dicuri di lokasi pematang sawah,” papar AKP Galih.
Sejauh ini, kata dia, pelaku mengakui semua perbuatannya dari beberapa lokasi TKP (Tempat Kejadian Perkara). Laporan polisinya, kata dia, untuk di Polsek Baranti dalam sebulan terakhir ada lima yang masuk. Begitu juga di wilayah Kecamatan Pancarijang dan Watangpulu, juga memiliki LP.
“Sementara ini masih kita lidik dan koordinasi dengan dua polsek. Ada juga pengakuan dari kedua tersangka yang sering beraksi di wilayah Pinrang, daerah perbatasan Sidrap-Pinrang. Ini sementara kita kembangkan,” terang Galih.
Terpisah, salah satu tokoh masyarakat Baranti, H Zulkifli Zain yang dihubungi di kediaman pribadinya di Baranti, kemarin sangat mengapresiasi dan mendukung kinerja petugas Polsek Baranti yang telah berhasil menangkap pelaku pencurian yang selama ini meresahkan masyarakat Baranti dan sekitarnya.
“Ini patut kita support. Karena selama ini banyak warga yang mengeluh ke saya sering kehilangan ternak dan gabahnya. Makanya kita harap ketertiban dan keamanana terus diciptakan aparat Polsek Baranti, agar warga bisa beraktifitas dengan nyaman,” ungkap H Zulkifli yang juga Ketua DPRD Sidrap.
Terpisah, Kapolres Sidrap AKBP M Anggi N Siregar mengatakan, keberhasilan anggotanya menggulung sindikat pelaku pencurian ternak dan gabah di wilayah kerjanya itu, sudah merupakan tuntutan dan tanggungjawab yang harus dilaksanakan dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Untuk itu dia berharap agar para kapolsek yang ada di Sidrap dapat melaksanakan tugas dengan baik untuk menciptakan suasana yang lebih kondusif.
“Saya harap, polsek-polsek lainnya bisa meniru keberhasilan Polsek Baranti mengungkap kasus kriminal di wilayahnya. Termasuk kasus narkoba,” tandasnya.
Apresiasi serupa disampaikan Ketua LSM SIPM (Sidrap Institute Publik dan Monitoring) Umar Usman. Menurut dia, keberhasilan Kapolsek Baranti dalam menangkap pelaku spesialis pencuri itik dan gabah di wilayah Baranti, telah menambah daftar keberhasilan jajaran kepolisian di daerah ini.
Sebelumnya, Polsek Baranti menangkap residivis pencuri lainnya atas nama Gusri alias Ammase’e terkait pencurian emas seberat 100 gram dua pekan lalu, yang kerugiannya ditaksir mencapai Rp 50 juta. (ady/rus/b)
Dua Spesialis Pencuri Itik dan Gabah Dibekuk
×

