RANTEPAO, BKM–Panwas Kabupaten Toraja Utara masih melakukan pembersihan alat peraga setelah masa kampanye sudah berlangsung beberapa hari. Pembersihan dilakukan bersama Satpol PP yang di beckup personil Polri dan TNI.
Pembersihan tersebut terbilang terlambat, bahkan menuai sorotan dari berbagai kalangan. Sebab saat pencabutan nomor urut paslon beberapa hari lalu, Ketua KPU Torut Mery Parura sudah menegaskan bila baliho besar milik dua paslon akan dipasang KPU di 5 lokasi staregis.
Makanya baliho dan alat peraga yang dipasang paslon di beberapa sudat jalan dan lokasi strategis sebelumnya harus dibersihkan.
Pantauan koran ini di lapangan, Senin (31/8), Panwas beserta jajaranya masih melakukan pembersihan di Kelurahan Sopai kecamatan Sopai sekitar 10 km dari kota Rantepao.
Demikian pula di halaman kantor KPU Torut, beberapa baliho berserakan hasil pembersihan.
Anggota Panwas Torut divisi penindakan pelanggaran, Andarias menjelaskan bahwa selama beberapa hari kedepan pihaknya melakukan penertiban di tiga wilayah.
Selain di perbatasan Kaleakan Torut-Palopo, juga perbatasan di Rantelemo Torut-Toraja serta wilayah Barana’-hingga ke kota Rantepao.
Sementara alat peraga di luar tiga wilayah tersebut, 12 Panwascam bersama PPK dibantu Satpol PP dan aparat kecamatan juga bertugas membersihkan alat sosialisasi diwilayahnya masing-masing. (gus/rif/c)
Panwas Bersihkan Alat Beraga
×

