pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Tiga Rumah Warga Rata dengan Tanah

JENEPONTO, BKM — Kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Jeneponto. Kal kini menimpa tiga rumah semi parmanen milik warga di Dusun Bontote’ne, Desa Pallantikang Kecamatan Bangkala, Kamis (3/9) sekira pukul 12.30 wita.
Api pertama kali muncul dari rumah warga bernama Latifa Dg Bau yang tengah memasak menggunakan kayu bakar di bawah kolong rumah. Akibat angin kencang, percikan api dari kayu bakar kemudian menjalar ke tumpukan kapuk tak jauh dari tempat memasak. Api makin membesar hingga akhirnya merembes ke dua rumah lain yang berseblahan dengan rumah Latifa. Selain rumah Latifa, dua rumah lain masing-masing milik, Makkaratte Dg Rapi serta Singara Dg Caya rata dengan tanah.
Api baru bisa dijinakkan sekira 1 jam lamanya, setelah empat unit aramada pemadam kebakaran milik PLTU Bosowa tiba di lokasi. Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Kepala Dusun Bontote’ne, Abd Rahman yang ditemui di lokasi kebakaran Jumat (4/9) membenarkan sumber api berasal dari rumah Latifa. Dia mengaku kalau wilayahnya rawan musibah kebakaran terlebih saat kemarau panjang seperti saat ini. Selain kondisi rumah warga yang semi parmanen, kondisi pemukiman di wilayah ini juga padat, sehingga mudah api menjalar ke rumah.
“Memang kondisi rumah warga sangat rawan terkena musibah kebakaran, apalagi musim kemarau ini angin sangat kencang. Makanya kami imbau warga agar hati-hati saat memasak. Kita juga minta mereka memperbaiki intalasi listrik dan jangan mencuri aliran,” kata Rahman.
Sementara itu, Kepala Dinas Tataruang dan Pemadam Kebakaran Jeneponto, Natsir R Dioha membantah jika pihaknya tak berdaya melakukan pemadaman di wilayah tersebut. Kendati demikian, pihaknya menilai positif upaya pemadaman yang dilakukan armada pemadam PLTU Bosowa.
“Bukannya kami tidak mampu. Tapi memang jarak antara posko Dampak dengan lokasi sangat jauh, sehingga yang paling dekat hanya pos pemadam di PLTU. Yang jelas apa yang dilakukan armada pemadam Bosowa merupakan satu bentuk kepedulian bersama. Saya mengucapkan terima kasih atas bantuan mereka hingga peristiwa ini tidak sampai berdampak parah,” ungkapnya. (krk-ril/c)



×


Tiga Rumah Warga Rata dengan Tanah

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar