MAMUJU, BKM — Penempatan atribut sejumlah calon bupati (Cabup) dan calon wakil bupati (Cawabup) Mamuju, mulai mendapat sorotan. Pasalnya, baliho tersebut dipasang secara serampangan atau di tempat-tempat yang dipandang tidak layak atau tidak sesuai aturan. Namun sorotan kali ini justru muncul dari calon bupati Mamuju, Ahmad Appa.
Saat ditemui BKM di kantor gubernur Sulbar, Senin (7/9), Ahmad Appa mengatakan, saat ini penempatan atribut sejumlah Cabup dan Cawabup Mamuju terkesan asal-asalan dan di sembarang tempat. Misalnya dipasang di tiang listrik dekat jembatan pasar dan di depan masjid. Hal ini tentu saja telah memunculkan pemandangan yang kurang bagus.
”Pemasangan atribut Cabup dan Cawabup Mamuju di tempat-tempat seperti ini, termasuk kurang bagus. Untuk itu, kami meminta kepada Bawaslu selaku lembaga pengawas Pemilu dan KPU selaku lembaga pelaksana Pemilu supaya melakukan penertiban. Penempatannya harus sesuai aturan yang telah ada,” katanya.
Penyelenggara dan pengawas Pemilu harus menegakkan aturan yang ada. Begitu pula dengan para calon baik Cabup maupun Cawabup untuk mentaati berbagai aturan yang ada berkaitan dengan Pemilukada. Termasuk aturan tentang tata cara pemasangan atribut atau peraga calon lainnya.
”Tujuan alat peraga kampanye itu adalah untuk dilihat orang. Bukan jadi sebaliknya. Alat peraga ini dapat dipasang di tempat yang pas. Jangan ditempatkan di sembarang tempat alias semrawut. Sehingga kurang baik dilihat terhadap penempatan atribut kampanye tersebut. Kami selaku calon bupati Mamuju akan terus mematuhi aturan yang ada. Bahkan, kami tidak mau melanggar aturan tersebut,” tandas Ahmad Appa. (ala/mir/c)
Bawaslu dan KPU Diminta Awasi Pemasangan Atribut Calon
×

