pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

?Rumah Dua Pelaku Cabul Diberondong Batu

JENEPONTO BKM – Rumah pelaku cabul diberondong batu oleh Warga Kampung Tanru sampe kelurahan Biringkassi ?kecamatan Binamu pasalnya Pelaku cabul bernama Samaila Bin Nassa 55 tahun alamat kampung tanrusampe dan pelaku Esa Daeng Nai Bin Sikki tega memperkosa ponakannya Anti Bin Tempo 15 tahun alamat tanrusampe di rumah. kebun milik Samaila selama dua malam berturut turut malam minggu dan malam senin atau taggal 5 dan 6 september 2015 dengan cara membujuk memberi uang Rp.15. 000,- untuk memenuhi nafsu bejatnya Samaila memberi Rp.10.000,-.dan Daeng Esa Rp.5.000,- dan pada hari senin 7 September 2015 dengan lugunya menceritakan kepada tantenya. Tidak disebutkan siapa nama tantenya, tantenya inilah yang menyebarkan berita. Kepada sanak keluarga. Korban sehingga tidak pelak lagi warga tanru sampe memborondong. Dengan batu sehingga kaca kaca depan rumah dinding serta lemari hancur berantakan
Namun Kasigapan polisi datang yang dipimpin Kapolsek Binamu IPTU Abd Rahim berhasil mengvakuasi pelaku. Cabul dari ?amukan massa dan dibawa kepolsek Binamu, karena polsek Binamu kurang personil maka dibawalah pelaku ke sini Polres jeneponto dan kini kedua pelaku cabul sudah mendekam di Sel Polres jeneponto untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya jelas Kasat Reskrim polres Jeneponto AKP Hari Suwita saat ditemui diruang kerjanya pada hari selasa (7/9)

Lanjut ?Hari Suwita katakan karena kasus ini adalah kasus pencabulan anak dibawa umur maka kasusnya ditangani Kanit. Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Reskrim Polres jeneponto IPDA Hamka S.Sos kalau mau tahu perkembangan kasusnya tanyak ke Kanit PPA

Soal ancaman hukumannya kalau soal pencabulan anak dibawah umur diatas lima tahun. Jelas Hari Suwita

Orang Tua korban mengaku bernama Tiempo saat dihubung di halaman Mapolres jeneponto katakan bahwa kedua pelaku cabul adalah sepupukuji tapi kenapa dia sampai. Hati melakukan perkosaan pada kemanakannya sendiri selain tetangga juga tapi kenapa begitu tega kodong jelas Tiempo sedih

Saya dan. Warga Tanrusampe tidak menghendaki lagi pelaku cabul. Tinggal di kampung tanrusampe atau harus keluar karena masalah aib besar bagi seluruh keluarga jelas. Tiempo

Pelaku Samaila dan Esa mengakui perbuatannya “maaf saya hilaf, dan minta maaf kepada seluruh keluarga korban khilafkah kodong “jelas Samaila dan Esa dengan nada pasrah (Krk)



×


?Rumah Dua Pelaku Cabul Diberondong Batu

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar