TAKALAR, BKM — Puluhan warga Lingkungan Anjarrowa, Kelurahan Malewang, Kecamatan Polongbangkeng Utara yang terdaftar sebagai warga penerima beras miskin mempertanyakan proses penyalurannya.
Pasalnya, penyaluran raskin terakhir ini di wilayah tersebut dianggap sudah tidak sesuai mekanisme. Warga yang secara resmi mengantongi kartu penerima kartu raskin tidak lagi kebagian beras miskin.
“Kami tidak tahu apa alasannya jatah raskin disetop oleh Lurah dan Kepala Lingkungan,” ujar Daeng Pati yang diamini warga lainnya, Rabu (9/9) kemarin.
Selain itu warga berharap agar penyaluran raskin yang rutin diterima selama ini kembali berjalan lancar tanpa ada intervensi dari Lurah setempat, Selain karena raskin yang bisa membantu mengurangi beban rumah tangga, hasil panen baru baru ini sangat anjlok karena musim kemarau dan suplai air yang tidak ada.
“Hasil panen tahun ini sangat anjlok, untuk itu bantaun beras miskin adalah solusi mengurangi beban kebutuhan rumah tangga,” tambah warga lainnya.
Sementara itu Lurah Malewang Sakri Limpo saat konfirmasinya terkait penyaluran beras miskin yang dianggap oleh warga setempat tidak sesuai peruntukannya mengatakan hingga kini dirinya belum menerima laporan terkait adanya warga yang tak kebagian raskin.
“Saya belum terima laporan adanya warga yang mengantongi kartu raskin tidak kebagian jatah, nanti saya cek info ini,” tandas Sakri Limpo dari balik ponselnya, kemarin (ari/C)
Penyaluran Raskin Kelurahan Malewang Disorot
×

