BELOPA, BKM — Bupati Luwu Andi Mudzakkar mendampingi Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo menjajal medan berat Seko, Luwu Utara dalam perjalanan offroad yang dilakukan, Sabtu hingga Minggu (12-13/9).
Selailn SYL, Wagub Agus Arifin Nu’mang ikut pula dalam rombongan offroad di wilayah terpencil Luwu Utara. Sebelum menuju Seko, SYL dijemput sekitar seratusan mobil offroad oleh Cakka bersama Wakil Bupati Amru Saher, Sekkab Syaiful Alam. Termasuk Agus Arifin Nu’mang yang sebelumnya bermalam di rujab Bupati Bukit Limpujang.
Dalam rombongan offroad Cakka, ikut pula Bupati Bone Andi Fashar, Bupati Luwu Utara Arifin Junaidi dan Wali Kota Palopo Judas Amir.
Sebelum bertolak ke Seko, SYL dan Agus yang dijemput di Bandara Bua, singgah di kantor Camat Bua. Di tempat ini rombongan dijamu sarapan pagi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Luwu Andi Tendri Karta.
Usai sarapan pagi, tepat pukul 09.00 Wita, Sabtu(12/9), rombongan SYL dan didampingi Cakka langsung bertolak menuju Seko bersama seratusan mobil offroad dan puluhan motor trail. Di Seko, SYL dijadwalkan meninjau kondisi masyarakat dan alam Seko yang masuk kategori terpencil.
Ratusan kendaraan start dari Kecamatan Sabbang, dan melintasi medan yang cukup berat sepanjang sekitar 120 kilometer. Termasuk pula rombongan Bupati Bone Andi Fashar M Padjalangi yang berjumlah 40 mobil .
Terkait konstalasi politik di Luwu Utara menjelang pemilukada 2015, di mana berkembang isu bahwa Wabup Lutra Indah Putri mendampingi SYL ke Seko dalam kapasitasnya sebagai wakil bupati, langsung ditepis Bupati Luwu Utara Arifin Junaidi.
Kepada BKM saat di temui di Bandara Bua, Luwu saat penjemputan SYL dan rombongan, Arifin membantah keras isu itu. ”Gubernur tidak pernah memerintahkan Wakil Bupati Luwu Utara mendampinginya ke Seko,” ujarnya.
Gubernur, kata Arifin, tidak ada kontak dengan mereka. ”Dik, saya siap hadir dan tidak pernah mengajak dua orang, karena kita yang undangka dan pak wagub yang atur, kenapa bisa terjadi seperti itu. Sebaiknya, diatur di sana, tidak tepat kalau saya suruh, dan saya tidak ada kontak dengan mereka, dan saya tidak mau kontak dengan mereka. Cobaki bicara dengan wagub…”.Begitu SMS Pak Gub kepada saya selaku Bupati Luwu Utara,” jelas Arifin, Sabtu (12/9).
Yang jelas, kata Arifin, SYL mengaku tidak mengajak siapa-siapa dan tidak ingin didampingi siapa-siapa, karena kunjungan kerja ini adalah undangan bupati. Tentu yang akan mendampingi gubernur adalah Bupati Luwu Utara.
Meski begitu, Bupati yang akrab disapa Arjuna itu tidak mempermasalahkan apabila Wakilnya Indah Putri yang juga rival beratnya itu turut serta dalam rombongan Gubernur ke Seko. Apalagi, dirinya dan Wakil Bupati adalah bawahan gubernur. Namun, dengan kondisi pilkada saat ini, tentu situasi keamanan dan ketertiban dalam perjalanan harus lebih diperhatikan.
”Sebab kita tidak bisa melarang jika ada tim saya, atau tim Ibu Indah berangkat ke Seko. Lebih baik kita antisipasi lebih awal, karena kita tentu tidak ingin dalam perjalanan ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi,” tandas Arifin.
Apalagi, kata Bupati Lutra ini, pihaknya tidak berharap tamu yang telah diundang, kemudian pulang membawa kesan yang tidak baik. ”Mari kita menjadi tuan rumah yang baik. Yang datang adalah bukan hanya tamu Pemkab Lutra, melainkan tamu masyarakat Luwu Utara. Kita juga mengharapkan kunjungan Bapak Gubernur ini membawa berkah bagi Lutra. Makanya, kita wanti-wanti supaya menjaga perasaaan tamu kita. Saya juga mengimbau masyarakat Luwu Utara terus menjaga kondusifitas daerah,” tandasnya. (wan/rus/b)
SYL dan Agus Jajal Medan Berat Seko
×

