PANGKEP, BKM — Kadis Pariwisata Kabupaten Pangkep Drs HM Rivai Dolo didampingi Sekdis Drs Ahmad mengatakan, di pulau sudah ada beberapa petugas dari SKPD yang berjaga. Bahkan baru dua hari lalu dibentuk tim penyelamat pantai oleh Dinas Pariwisata.
Dia menegaskan bahwa kejadian ini murni kelalaian dari pihak keluarga korban apalagi di lokasi kejadian kondisi cuaca dalam keadaan normal, tidak ada ombak yang besar.
Di lokasi jelas Rivai sudah dipasang tanda larang berenang pada jarak tertentu karena berada dalam kedalaman yang kadang-kadang arus keras. ”Makanya ada tanda peringatan di lokasi kejadian,” tambahnya.
Menurut Drs Ahmad, dirinya mengetahui kejadian ini sekitar pukul 10.00 Wita sementara kejadiannya sekitar pukul 08.00 Wita.
Korban bersama tantenya lepas dari pengawasan hingga terseret ombak sampai ke tengah laut. ”Korban sudah ditengah laut keluarganya baru dia melihat dan kemudian meminta tolong. Tapi setelah ditemukan korban sudah tidak sadarkan diri sementara rekannya berhasil diselamatkan meski dalam kondisi keritis dan langsung dibawa ke RSUD Pangkep,” tandas Kadis.
Setelah mendapat pertolongan tim medis kondisi Nurtini mulai membaik dan masih dirawat di RSUD sementara korban Syahri telah dimakamkan di pekuburan keluarga di Kampung Mandar Kelurahan Labakang Kecamatan Labakang Pangkep (leo/B)
Kadis: Tim Penyelamat Baru Dibentuk
×

