MAMUJU, BKM — Pemberian nama pelabuhan udara (Bandara) di Tampa Padang dan pelabuhan di Belang-belang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulbar, diseminarkan di kantor gubernur Sulbar, Kamis (17/9). Seminar yang dibuka langsung Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh, diselenggaran Dinas Perhubungan Provinsi Sulbar.
Dua mantan Guru Besar Universitas Hasanuddin (Unhas) dan mantan menteri di zaman pemerintahan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Prof Basri Hasanuddin, tampil membawakan materi bersama dengan Prof Ilman, Plh Sekprov Sulbar, Jamil Barambangi. Dalam seminar ini, mencuat dua nama yang diusulkan untuk menjadi pertimbangan pemberian nama Bandara maupun pelabuhan laut, yakni Andi Depu dan Baharuddin Lopa.
Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh, pada kesempatan tersebut, mengatakan, dalam pemberian nama bandara maupun pelabuhan laut, sangat lebih baik bila dilakukan dalam bentuk diskusi terlebih dahulu. ”Perlu ada proses kepahaman dan kesepakatan untuk pemberian status nama baik pada Bandara di Tampa Padang maupun pelabuhan di Belang-belang,” ujar Anwar.
Baik Prof Basri Hasanuddin maupun Prof Ilman, sama-sama mendukung pernyataan yang dilontarkan Gubernur Anwar Adnan Saleh. Menurut keduanya, nama yang akan dilekatkan pada Bandara maupun pelabuhan laut harus diketahui dan memiliki kriteria. Misalnya harus diketahui identitasnya sebagai tokoh dan pahlawan, serta jasa-jasanya pada daerah ini.
”Nama dan sebuah identitas sangat penting. Maka dalam menentukan dan menetapkan nama pada dua item, yakni Bandara Tampa Padang dan Pelabuhan Belang-belang, harus ada kesepatan bersama dalam memutuskan. Maka lewat seminar ini kita berdiskusi secara rasional supaya ada nama yang kita lahirkan dan cetuskan pada Bandara Tampa Padang dan Pelabuhan Belang-belang,” tutur Ilman. (ala/mir/c)
Pemberian Nama Bandara dan Pelabuhan Diseminarkan
×

